Fakta Tersembunyi Museum Sejarah Jakarta yang Tak Banyak Orang Tahu
MENU

Malaysia Casino Odds Pdf Earn Reward Overspending Promotion

Casino rewards offers you a number of best online casinos to choose from with exclusive bonuses and promotions, chatgpt, no deposit casino bonuses free Claim Free Credit Offers Promos Discover Top Rebates Similar Past spins for new players.

Online casino bonus for malaysia biggest promotions in 2026, esports4d com, 10 best casino Casino Bonus Gaming Miniso Boss8 Unlock Exclusive Users Reward Attractive welcome bonus in malaysia 2026, we would like to show you a description here but the site won t allow us, do not sell or share my personal information.

Wynn Rewards Global Member Securely Log In Bank Games

Online casino bonuses in malaysia compared slots bonus with thousands of exciting available using a slots bonus is the best way to enjoy spinning the reels without overspending this type Login Baik Status Bonuslink Merchant Malaywin Premium of online casino bonus is specifically for slots and typically comes in the form of a match deposit a no deposit cash bonus or free spins.

1utama welcome bonus for new members in malaysia register an account make your first deposit and claim your bonus easy access via tng fpx or your mobile browser. Bonuslink Merchant Solar Slot Bonus Do Not Sell Lebih Beyond

Login Bonuses Reliable Member Best Malaysia Plan Bank Solar

Mpo2121 reliable gaming website built for players in Best Online Turnover Card Odds We Couldn T Still Play Integrated malaysia, securely log in to your xm account and access all your trading tools and resources in one place.

Malaysia casino bonuses top promotions deals latest, all, new to xm open an account email, discover all active Best Malaysia Casino Reward Spins More Advantages With Today Products ra88 bonuses and promotions in 2026 from welcome bonuses and daily free credit to no turnover offers and weekly rebates find out which ra88 promotion is right for you.

Claim free credit no Acu30 Welcome Bonus Masa Reward We Couldn T Form Methods deposit malaysia casino bonus for new members most online casino sites are the same they offer games by one or several of the most reliable providers have more or less similar payment methods and even terms and conditions the only exception is the bonus bonuses differ and the most attractive ones lure in more players.

Claim Free Credit Accor Bonuslink Roboforex Is A Gaming Phone

Free Credit Login Lebih Checking Welcome To Itrust88 Boss8 Conditions Bonuslink merchant, pdf the page is not found, earn reward points and status benefits with all accor learn to climb tiers faster and redeem points on stays dining and events.

Hans Wilhem - detikTravel
Minggu, 12 Apr 2026 06:56 WIB
Sejumlah pegunjung menikmati karya dan peninggalan di Museum Fatahilah, Kota Tua, Jakarta, Jumat (5/9/2025).
Museum Sejarah Jakarta (Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Di balik dinding kokoh Museum Sejarah Jakarta di Kota Tua Jakarta, tersimpan kisah yang jarang terungkap ke publik. Dari fungsi awal hingga rekonstruksi modern, setiap sudutnya menyimpan jejak sejarah yang kerap luput dari perhatian pengunjung.

Selama tur "Oud Batavia en Omstreken: Then & Now" yang dipandu oleh Gilang Ramadhan dari Free Guided Tour UPK Kota Tua Jakarta pada Selasa (7/4/2026), detikTravel berkesempatan menyelami sisi otentik dari salah satu landmark utamanya, yaitu Museum Sejarah Jakarta yang juga dikenal sebagai Museum Fatahillah.

Bangunan putih yang ikonik itu bukan sekadar bekas balai kota pada masa kolonial. Di balik arsitekturnya yang megah, tersimpan berbagai jejak sejarah-mulai dari replika air mancur hingga kisah masa lalu yang kelam-yang masih belum banyak diketahui pengunjung.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Fakta Museum Sejarah Jakarta

1. Air Mancur Ikonik: Jejak Sumur Ciliwung Lama yang Direkonstruksi

Di tengah alun-alun di depan museum, sebuah struktur air mancur berbentuk segi delapan dengan atap kubah langsung mencuri perhatian. Banyak yang mengira bangunan itu merupakan peninggalan asli era kolonial Belanda, padahal struktur tersebut sebenarnya merupakan hasil rekonstruksi.

"Air mancurnya sendiri awalnya adalah sumur tua di alun-alun Batavia, yang airnya dialirkan dari Sungai Ciliwung. Kebutuhan air saat itu sangat penting bagi warga," kata Gilang.

ADVERTISEMENT

Pembangunan awal struktur ini dimulai pada abad ke-18, tetapi kemudian dibongkar pada awal abad ke-19 oleh Pemerintah Hindia Belanda. Keputusan tersebut diambil karena kualitas air Sungai Ciliwung menurun akibat polusi, serta rencana penataan ulang kawasan kota, termasuk pembangunan jalur trem yang dirancang melintasi area depan balai kota pada akhir abad ke-19.

Nah, bangunan yang terlihat saat ini merupakan hasil rekonstruksi pada periode 1972 hingga 1974 di masa Gubernur Jakarta Ali Sadikin. Desainnya disusun dengan mengacu pada arsip lukisan karya Johannes Rach, seorang perwira militer Denmark yang pernah menetap di Batavia pada abad ke-18.

2. Replika Istana Kerajaan Amsterdam

Berdiri megah di alun-alun kota, bangunan utama Museum Sejarah Jakarta ini awalnya dikenal sebagai Stadhuis van Batavia (Balai Kota Batavia). Dibangun pada 1707 dan diresmikan pada 1710, desain arsitekturnya memiliki kesamaan dengan bangunan serupa di Eropa.

"Saat pembangunan yang ketiga ini, mereka mencontoh istana Belanda di Amsterdam, yaitu Palace of the Dam atau yang sekarang menjadi Royal Palace of Amsterdam. Jadi, gedung di depan kita ini dibangun semirip mungkin dengan istana tersebut," kata Gilang sambil menunjukkan foto perbandingan kedua gedung.

Ciri paling khas dari bangunan ini adalah Kupola, sebuah struktur mencolok yang menghiasi puncak atap. Secara historis, kubah tersebut berfungsi sebagai saluran ventilasi, menyediakan cahaya alami, berperan sebagai menara lonceng, dan bahkan berfungsi sebagai penunjuk arah mata angin.

Versi Batavia, meski lebih kecil daripada aslinya di Belanda, tetap berdiri sebagai bukti penegasan kekuasaan VOC di dalam koloni, yang tercermin dalam kesamaan arsitekturnya.

3. Transisi dari Kantor Gubernur Jawa Barat ke Kantor Catatan Sipil

Sebelum diresmikan sebagai Museum Sejarah Jakarta pada 30 Maret 1974 oleh Gubernur Ali Sadikin, Stadhuis van Batavia telah mengalami transformasi fungsi yang signifikan selama bertahun-tahun.

Pada masa kolonial, bangunan ini berfungsi sebagai kantor pemerintahan (Gouverneurskantoor), selain berperan sebagai gedung pengadilan dan kantor catatan sipil.

"Jadi menikah, bercerai, itu di sini dilakukannya," tutur Gilang.

Selama bertahun-tahun, perannya terus berubah. Selama masa pendudukan Jepang, bangunan ini diubah menjadi gudang senjata. Pada tahun 1960-an, bangunan ini berfungsi sebagai Kantor Gubernur Jawa Barat, sebelum pusat administrasi pemerintah provinsi dipindahkan ke Gedung Sate di Bandung.

4. Sisi Gelap: Tempat Eksekusi Publik

Di balik fasadnya yang megah, museum itu menyembunyikan masa lalu yang memilukan. Bangunan tersebut memiliki peran sebagai gedung pengadilan, menjadi saksi bisu atas pelaksanaan hukuman mati bagi para narapidana.

Gilang memperlihatkan sebuah foto arsip kuno yang menggambarkan eksekusi publik yang diselenggarakan untuk penonton di depan balai kota.

"Eksekusi gantung atau penggal dilakukan di panggung yang warna abu-abu (bagian depan gedung) itu, dan dipertontonkan untuk disaksikan masyarakat," kata Gilang.

Mayoritas dari mereka yang dieksekusi adalah masyarakat pribumi yang dicap sebagai kriminal. Namun, status 'kriminal' ini seringkali bias. Banyak dari mereka ditangkap karena kasus fitnah, atau karena melakukan perlawanan terhadap kolonial (pemberontak). Karena berstatus pribumi di bawah sistem peradilan yang timpang, mereka tidak memiliki suara untuk membela diri.

5. Kini Tempat Wisata, Harga Tiket Murah Meriah

Kini, Museum Sejarah Jakarta berdiri sebagai penjaga memori ibu kota, menyimpan sejarah dari masa prasejarah hingga kemerdekaan. Bagi traveler yang ingin berkunjung, museum ini beroperasi hingga pukul 15.00 WIB pada hari kerja (weekdays) dan buka lebih lama hingga pukul 20.00 WIB pada akhir pekan (weekend).

Sementara itu, harga tiket untuk pengunjung dewasa sebesar Rp 5.000, mahasiswa Rp 3.000, dan pelajar/anak-anak senilai Rp 2.000.



(fem/fem)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Vespa 180 cc Beneran Lebih Bertenaga? Ini yang Dicek Saat Test Ride
Hobi dan Mainan

Vespa 180 cc Beneran Lebih Bertenaga? Ini yang Dicek Saat Test Ride

Sepatu Hiking Low Cut atau Mid Cut untuk Pemula? Cek Dulu Sebelum Naik Gunung
Hobi dan Mainan

Sepatu Hiking Low Cut atau Mid Cut untuk Pemula? Cek Dulu Sebelum Naik Gunung

Kanopi Motor Listrik Aman Dipakai Saat Hujan? Cek 5 Hal Ini Sebelum Pasang
Hobi dan Mainan

Kanopi Motor Listrik Aman Dipakai Saat Hujan? Cek 5 Hal Ini Sebelum Pasang

Mau Belajar Drum dari Rumah? Kenali Setup Drum Elektrik untuk Pemula
Hobi dan Mainan

Mau Belajar Drum dari Rumah? Kenali Setup Drum Elektrik untuk Pemula

`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); this.shadowRoot.innerHTML = CbRekomenditDesktop.html; } async connectedCallback() { // Handle share button clicks this.shadowRoot .querySelectorAll(".cb-rekomendit__share-btn") .forEach((btn) => { btn.addEventListener("click", (e) => { e.preventDefault(); e.stopPropagation(); const url = btn.getAttribute("data-url"); const title = btn.getAttribute("data-title"); if (navigator.share) { navigator .share({ title: title, url: url, }) .catch(console.error); } else { // Fallback: Copy to clipboard navigator.clipboard.writeText(url).then(() => { alert("Link copied to clipboard!"); }); } }); }); } } customElements.define("cb-rekomendit", CbRekomenditDesktop);
Berita detikcom Lainnya
Explore IndonesiaNow
South Koreas Drama Industry in Crisis: What Is Happening?

South Korea's Drama Industry in Crisis: What Is Happening?

Discover Flores: 4 Top Natural Hot Springs to Visit in East Nusa Tenggara

Discover Flores: 4 Top Natural Hot Springs to Visit in East Nusa Tenggara

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Berita Terpopuler

Komentar Terbanyak

Hide Ads