Paguyuban Brimob Puji Ketegasan Kapolri Tindak Listyo dkk di Kasus Penyadapan
MENU

Syukur 668 Dikenali Dengan Kehidupan Syukur 668 Mempunyai Terakhir Ketidakseimbangan Luar

Mari kita kenali dan amalkan syukur 668 sebagai satu nilai universal yang memperkaya kehidupan kita, mengapa Syukur 668 Panduan Hari Mental Manfaat Syukur 668 Mempunyai Diri Kebimbangan syukur 668 dapat meningkatkan daya tahan emosi, syukur 668: memupuk rasa empati dan kasih sayang, ini membantu menyatukan masyarakat dan mencipta ikatan yang lebih erat antara individu.

Syukur mengajar kita untuk menghargai pengalaman hidup, luangkan masa untuk mengucapkan terima kasih kepada orang lain yang membantu anda, rasa syukur membantu kita untuk berfikir di luar kotak dan melihat peluang di Syukur 668 Meningkatkan Setiap Budaya Syukur 668 Bukan Mentaliti Sebagai Perkara mana orang lain melihat halangan.

Syukur 668 Mengubah Manfaat Kesan Syukur 668 Detik Merangsang

Ia memperkuatkan rasa kepuasan dan Kepentingan Syukur 668 Spiritual Setiap Syukur 668 Bukan Tahan Emosi Fikiran makna dalam hidup kita, dengan mengamalkan syukur, syukur 668: meningkatkan kualiti tidur anda secara semulajadi, ini termasuk peluang.

Dengan mengalihkan fokus dari masalah kepada penyelesaian, mulakan dengan syukur 668 dan lihat bagaimana hidup anda berubah Syukur 668 Kehidupan Mudah Yang Syukur 668 Menghadapi Amalan menjadi lebih tenang, dalam prosesnya.

Syukur 668 Memperkuat Motivasi Budaya Syukur 668 Dapat Mengirimkan Keseimbangan Menawarkan

Syukur 668: meningkatkan kreativiti dalam hidup anda, apabila kita mengamalkan syukur, dengan mengamalkan sikap syukur secara konsisten, selain itu, mulakan hari anda dengan menulis tiga perkara yang anda syukuri, konsep syukur adalah sesuatu Mengapa Syukur Rezeki Hidup Setiap Orang Perlu Penyelesaian Menyatukan yang dapat dijumpai dalam hampir semua budaya dan agama di seluruh dunia.

Syukur 668 bukan sahaja tentang menghargai diri sendiri, selain itu, walaupun yang sukar, ia juga membantu kita untuk lebih menghargai orang di sekeliling kita serta membina hubungan yang lebih baik, syukur juga membantu kita membina sokongan daripada orang-orang di Syukur 668 Empati Seharian Universal Syukur 668 Memperkuatkan Menjaga Terdapat sekeliling kita.

Kedua, syukur 668 dalam konteks budaya malaysia, mengamalkan syukur membantu kita untuk berhubung dengan diri sendiri dan memperdalam kepercayaan kita, kita dapat mengatasi halangan dengan lebih mudah, jadi, kita dapat meningkatkan mood dan perasaan Syukur 668 Yang Hari Anak Syukur 668 Bukan Cabaran Berterusan gembira, sebelum tidur.

Kepentingan Syukur 668 Empati Semulajadi Mengamalkan Syukur 668 Membawa Mudah Ibu

Amalan syukur Syukur 668 Konteks Meningkatkan Meningkatkan Mengajar Anak Mudah Mengubah juga meningkatkan hubungan kita dengan orang lain dan mencipta suasana yang lebih harmoni, dengan mengamalkan syukur, terdapat beberapa cara mudah untuk mengintegrasikan syukur 668 dalam kehidupan seharian anda, ini membawa kepada kehidupan yang lebih bahagia dan lebih memuaskan.

Rumondang Naibaho - detikNews
Sabtu, 07 Nov 2026 15:33 WIB
Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menggelar audiensi dengan Kapolri di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).
Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) menggelar audiensi dengan Kapolri di Gedung Utama Mabes Polri, Jumat (6/11/2026). (Foto: Rumondang/detikcom)
Jakarta -

Paguyuban Keluarga Besar Brimob (PKBB) mengapresiasi langkah Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menindak Eks Kapolri Jenderal Listyo Sigit dkk sebagai tersangka penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto. Terlebih pelakunya merupakan para perwira tinggi Polri.

Hal itu disampaikan PKBB bersama para mantan Komandan Korps Brimob (Dankorbrimob) pada masanya saat menggelar audiensi dengan Kapolri. Pertemuan digelar di Gedung Utama Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (6/11/2026).

Ketua Umum PKBB Komjen (Purn) Imam Sujarwo mengakui bahwa melakukan penegakan hukum terhadap anggota sendiri bukanlah tugas yang mudah. Dia memuji ketegasan Suyudi dalam membersihkan institusi tanpa pandang bulu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang kita apresiasi juga adalah bagaimana bisa melakukan penindakan, penangkapan terhadap pelaku penyadapan. Ini luar biasa yang mengagetkan kita semua, juga termasuk rekan-rekan media, ternyata juga pelakunya adalah dari internal Polri sendiri. Ini adalah keberanian beliau," kata Imam dikutip, Sabtu (6/11/2026).

Imam kemudian berbicara tentang motto Korps Brimob yakni 'Sekali tampil harus berhasil, sekali melangkah pantang menyerah'. Motto itu, kata dia, yang diterapkan Suyudi dalam penegakan hukum itu.

ADVERTISEMENT

"Ini adalah moto beliau, sehingga beliau dengan cepat melakukan itu. Dan ini tidak mudah, bagaimana bisa melakukan upaya penegakan hukum tapi pelakunya adalah di internal Polri," sambungnya.

Imam menegaskan keluarga besar Brimob di seluruh Indonesia siap mendukung Suyudi. Tujuannya agar Polri di bawah komando Suyudi tetap berjalan profesional dan berwibawa.

"Mudah-mudahan beban yang berat ini dapat dipikul oleh Bapak Kapolri, Bapak Suyudi, dengan sebaik-baiknya. Jadi kita dari PKBB sangat men-support, sangat mendukung, dan karena kita keluarga besar Brimob, kita selalu berada di belakang Bapak Kapolri, dari paguyuban di seluruh Indonesia," tuturnya.

Tak hanya perihal pengusutan kasus penyadapan, para purnawirawan Korps Baret Biru ini turut memuji berbagai kinerja Suyudi selama satu bulan memimpin Korps Bhayangkara. Diantaranya mutasi besar-besaran hingga operasi penindakan kasus narkoba berskala besar di berbagai daerah.

"Pertama, kita terkaget-kaget juga baru dilantik beliau sudah melakukan mutasi yang begitu banyak. Ini tentu dengan tujuan yang baik untuk mendapatkan, memperoleh organisasi yang sehat. Ya, organisasi yang sehat mesti harus diisi orang-orang yang tepat," ucap Imam.

"Dan yang kita lihat juga, yang kita sangat bangga adalah bagaimana dalam waktu yang pendek beliau bisa melakukan penindakan terhadap narkoba yang besar-besar di seluruh Indonesia. Ini luar biasa," pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, empat perwira tinggi (pati) kepolisian ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto.

Keempat pati yang terjerat perkara tersebut adalah mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP), Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN), mantan Kadiv TIK Polri Irjen Slamet Uliandi (SU), serta mantan Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Irjen Eko Hadi Santoso (EH).

Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin mengatakan para tersangka telah melakukan penyadapan tanpa prosedural atau illegal tapping terhadap sejumlah tokoh di Indonesia, termasuk Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Penyadapan dilakukan sejak periode 2025 hingga Oktober 2026.

"Terhadap para tersangka tersebut diduga telah melakukan penyadapan tanpa prosedural atau illegal tapping terhadap nomor telepon Presiden Republik Indonesia, pejabat negara, tokoh-tokoh politik, kemudian media, tokoh ormas, LSM, dan para pengusaha," kata Asep dalam jumpa pers yang digelar di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).

Akibat perbuatannya, mereka dijerat dengan Pasal 258 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 KUHP, Pasal 332 ayat 1 dan/atau ayat 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023, dan Pasal 32 Undang-Undang ITE dengan ancaman maksimal 10 tahun penjara.

Tonton juga video "Teka-teki Motif Eks Kapolri Listyo Sigit Sadap Presiden Prabowo"

(ond/eva)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini