Bursa calon wakil bupati (wabup) Gowa, Sulawesi Selatan (Sulsel), mulai memanas. Sejumlah partai politik (parpol) pengusung mulai menggodok dan mengusulkan kadernya untuk diseleksi menjadi calon pendamping Bupati Gowa Darmawangsyah Muin.
Diketahui, kursi Wabup Gowa kosong usai Darmawangsyah resmi dilantik menjadi Bupati Gowa di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Rabu (28/10/2026). Darmawangsyah menggantikan posisi Sitti Husniah Talenrang yang diberhentikan Kemendagri.
Darmawangsyah sendiri belum mau berspekulasi lebih jauh soal sosok pendampingnya dalam menjalankan pemerintah. Dia berdalih kandidat calon wabup Gowa akan dikoordinasikan dengan partai pengusung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya masih harus komunikasi juga dengan partai pengusung, kemudian banyak hal yang harus kita bicarakan," kata Darmawangsyah kepada wartawan usai dilantik, Rabu (28/10).
Darmawangsyah mengaku akan fokus lebih dulu membenahi birokrasi. Kendati begitu, dia membeberkan calon wabup Gowa bisa saja berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN) yang menjadi salah satu partai pengusungnya pada Pilkada 2024 lalu.
"Kemungkinan besar (kandidat wabup Gowa dari PAN)," imbuh Darmawangsyah.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Gowa Hasrul Abdul Rajab menuturkan, penentuan calon wabup Gowa tergantung dari partai pengusung. Pihaknya sisa menunggu arahan dari Darmawangsyah.
Politikus Gerindra ini mengaku berharap tahapan pengisian jabatan wakil bupati segera berjalan. Proses tersebut paling lama mulai diurus dua minggu setelah pelantikan bupati Gowa definitif.
"Tentu kita menunggu arahan dari bupati untuk bagaimana kita mengomunikasikan dengan partai-partai pengusung," ucap Hasrul kepada wartawan di Rujab Gubernur Sulsel, Rabu (28/10).
Sebagai informasi, Darmawangsyah saat masih berpasangan dengan Husniah, diusung oleh tujuh partai pada Pilkada Gowa 2024 lalu. Ketujuh parpol pengusung tersebut adalah PAN, Gerindra, PKS, PDI Perjuangan, Golkar, Perindo, dan Demokrat.
Ketua Fraksi PAN DPRD Gowa Kasim Sila menuturkan, mekanisme pengisian jabatan wakil bupati melalui pembahasan partai-partai koalisi. Kandidat yang telah ditetapkan partai pengusung nantinya akan dibahas melalui DPRD.
"Mekanismenya duduk bersama untuk menentukan dua nama yang akan didorong ke DPRD, kemudian pemilihan di DPRD. Seluruh 45 anggota DPRD akan memilih salah satu dari dua yang diusulkan partai koalisi," jelas Kasim.
Terkait peluang kader PAN mengisi posisi wabup, Kasim berharap hal itu bisa terwujud apalagi bupati lengser sebelumnya berasal dari PAN. Namun dia kembali memastikan pengisian posisi wabup tergantung partai pengusung.
"Kalau saya sebagai kader yang ditanya, ya kasih PAN lah. Ini mungkin bukan dibilang jatahnya PAN, tapi bolehlah dikasih ke PAN," imbuh Kasim.
Mencuat Nama Kader Golkar Sulsel Potensial
Partai Golkar juga masih menunggu koordinasi lebih lanjut dengan partai pengusung lain untuk membahas calon wabup Gowa. Dia berharap wakil bupati nantinya adalah figur yang bisa diajak kerja sama oleh Darmawangsyah.
"(Kriteria calon wakil bupati Gowa) yang bisa kerja sama Pak Bupati," ungkap Sekretaris DPD Golkar Sulsel Rahman Pina kepada wartawan, Kamis (29/10).
Rahman menegaskan penentuan posisi strategis itu tergantung kesepakatan koalisi. Kendati begitu bukan berarti Golkar tidak memiliki kader potensi untuk diusul.
Rahman lantas menyebut salah satu kader Golkar yang berpotensi dipertimbangkan adalah Lukman B Kady. Lukman merupakan anggota Fraksi Partai Golkar (FPG) DPRD Sulsel dari daerah pemilihan Gowa-Takalar.
"Ya tentu saja, ada anggota FPG Sulsel asal Gowa, Pak Lukman B Kady. Tapi soal nama itu harus disepakati partai pengusung, tentu saja konsultasi Pak Bupati, Pak Darmawangsyah Muin," imbuhnya.
Rahman Pina berharap partai-partai yang tergabung dalam koalisi tetap solid dalam menentukan figur pendamping Darmawangsyah. Dia menekankan, soliditas koalisi harus berorientasi pada kepentingan masyarakat Gowa.
"Solid untuk kesejahteraan masyarakat Gowa," tegas Rahman Pina.
PAN Sulsel Usul 6 Kader Calon Wabup Gowa
Sementara PAN langsung tancap gas mengusulkan enam kadernya untuk diseleksi menjadi calon wakil bupati Gowa. PAN berharap besar kadernya bisa terpilih untuk mendampingi Darmawangsyah menjalankan Pemerintah Kabupaten Gowa.
"Sebenarnya ini harapan besar kami bahwa untuk usulan wakil bupati di Gowa, kita berharap memang adalah berasal dari Partai Amanat Nasional," ujar Sekretaris DPW PAN Sulsel Chaidir Syam kepada detikSulsel, Sabtu (31/10).
Chaidiri menuturkan, PAN merupakan partai pengusung utama pasangan Husniah Talenrang-Darmawangsyah Muin pada Pilkada 2024 lalu. Husniah yang merupakan mantan bupati, sebelumnya juga merupakan kader PAN.
"Sehingga kita berharap bahwa teman-teman koalisi dan seluruh partai di Kabupaten Gowa ini bisa memahami bahwa wakil bupati itu harapannya besar dari PAN," jelasnya.
Adapun enam kader PAN yang diusul menjadi calon wabup Gowa adalah: Rahmawati Bangsawan (Bendahara DPW PAN Sulsel); M Taufiq (Wakil Ketua DPRD Gowa); Amir Mappasomba Sila (Anggota DPRD Gowa); Kasim Sila (Ketua Komisi DPRD Gowa); Irmawati (Ketua DPW PUAN Sulsel); dan Usman Lonta (DPW PAN Sulsel).
"Kita akan kirim ke DPP untuk mendapatkan dukungan, rekomendasi dan sambil itu kita juga tetap membuka ruang komunikasi dengan partai-partai pengusung yang lain dan seluruh anggota DPRD yang ada di Gowa termasuk kepada bupati," beber Chaidir.
Chaidir menambahkan, PAN masih menunggu hasil konsultasi dengan DPP terkait jumlah nama yang akan diusul ke partai koalisi. PAN berharap dua nama yang direkomendasikan DPP nantinya dapat diterima oleh partai pengusung lainnya.
"Kalau bisa ada diskusinya mungkin satu atau dua, nanti dipertimbangkan oleh DPP," pungkas Chaidir.































































