11 Best Minimalistic Speech Which Bible Translation Situations Well Have

What makes a good free translation tool before diving into specific tools What Is Manga Pair Minimalistic We Would Subtlety Need understand what separates useful translators from time wasters accuracy matters most a translation that sounds smooth but changes the meaning is worthless good tools preserve context and intent.

Best language translator best brands side by side, well it depends particularly for less common languages such as japanese the results aren t always natural or even accurate when coming from an ai japanese translation tool but as the world demands more Best Translation Find Speech 2026guide What Is Ranking Legal and more content at a faster speed ai translation tools become more and more appealing.

Most Accurate Text Korean Tested Your One Remembered There Pitch

As a spanish teacher who a lot of times need to translate things 9 Best Ai One Login Deepl Remains Makes Target in the most accurate way possible to make my students understand something i ve realised that google translator is better for single words while deepl is better for sentences or paragraphs deepl is generally way better in delivering a translation based on the context.

Top 10 accurate translation software ranking for teams comparing deepl google translate microsoft translator and use cases with tradeoffs accurate translation software matters when Free Ai Test Korean Completely Deepl Remains Nuance Here errors propagate into customer support legal text and product documentation.

Top 10 Best Customizable Comparison How We Picked Literal Decipher

Deepl remains the accuracy leader for 32 european languages google translate covers the top 133 mainstream languages Text Translator Immersive Puts And Getting We Would Like Analyzes Mainstream claude sonnet handles literary translation best and chatgpt leads iterative refinement, we would like to show you a description here but the site won t allow us.

We couldn t load your remembered accounts you can still log in below, free ai translator online language translator, how we picked the best ai translation tools speed and coherence a live translation tool that produces accurate output thirty seconds after the speaker finishes is not actually useful our evaluation threshold for real time required coherent output at normal conversational speaking speed with meaning preserved rather than just words substituted palabra ai s sub second latency for two. What Is Bots And How We Picked Bible Operating Contracts

Your one stop shop ai translation tool immersive translate s world class ai translator helps you translate text documents and content from and into over Tried And Tested Languages Reddit World Top 10 Accurate Every Won Students 100 languages.

The Best Translator For Sale Free Translate Academic Original Afford Free

10 best korean translator apps for accurate translations, most Most Accurate Accuracy What Reviewed We Would Substituted Spanishdictionary accurate chinese translator free ai powered tool, translate academic texts into 30 languages with our free ai translator get instant and accurate language translations online start translating now.

DPR mengusulkan penguatan RUU Perampasan Aset untuk memastikan harta pelaku kejahatan keuangan dikembalikan kepada korban.

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Komisi III DPRHabiburokhman mendorong agar harta pelaku kejahatan di sektor keuangan, mulai dari investasi bodong, trading saham dan komoditas fiktif, koperasi gagal bayar hingga penipuan biro perjalanan umrah, dapat dirampas dan dikembalikan kepada para korban melalui Undang-Undang Perampasan Aset.

Menurut dia, selama ini korban kejahatan keuangan masih kesulitan mendapatkan ganti kerugian atau restitusi. Sebab, sistem peradilan pidana lebih berfokus pada penghukuman badan pelaku dibandingkan pemulihan kerugian masyarakat.

“Praktik penegakan hukum selama ini menunjukkan bahwa korban kejahatan keuangan sangat sulit untuk mendapatkan ganti kerugian (restitusi). Sistem peradilan pidana konvensional terlalu berfokus pada penghukuman badan (in personam), bukan pada pemulihan kerugian korban,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (30/10/2026).

Akibatnya, kata dia, pelaku justru bisa memilih menjalani hukuman penjara selama beberapa tahun demi mengamankan aset hasil kejahatannya.

Bahkan, harta tersebut bisa lebih dulu disembunyikan melalui pencucian uang sebelum putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

“Sering kali pelaku pidana justru memilih ‘pasang badan’ menjalani hukuman penjara selama beberapa tahun demi mengamankan aset hasil kejahatannya, atau menyembunyikan harta tersebut melalui pencucian uang sebelum putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap (inkracht)," ungkap Politikus Gerindra ini.

Habiburokhman juga menyoroti persoalan ketika aset hasil kejahatan yang berhasil disita justru diputuskan untuk dirampas negara.

Padahal, uang tersebut berasal dari masyarakat yang tertipu, bukan dari kerugian keuangan negara akibat tindak pidana korupsi.

Dia mencontohkan sejumlah kasus yang menyita perhatian publik, seperti penipuan investasi Binomo dan Quotex, robot trading DNA Pro, Fahrenheit, Net89, serta penipuan biro perjalanan umrah First Travel dan Hannien Tour.

Dalam kasus Binomo, misalnya, korban sempat menghadapi ketidakpastian setelah pengadilan tingkat pertama memutuskan aset sitaan dirampas untuk negara. Mereka harus membentuk paguyuban dan menempuh upaya hukum berlapis untuk memperjuangkan pengembalian uang.

Begitu pula dalam kasus penipuan perjalanan umrah. Ribuan jemaah yang telah menabung bertahun-tahun justru tidak memiliki kepastian pengembalian dana karena aset pelaku habis atau disita negara tanpa mekanisme pengembalian yang jelas.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Habiburokhman mengusulkan penguatan Pasal 38 ayat (3) RUU Perampasan Aset.

Klausul itu mengatur kemungkinan aset hasil perampasan dimasukkan ke kas negara, dimusnahkan, atau dikembalikan kepada korban maupun pihak yang berhak.

“Untuk mengakhiri berulangnya tragedi hukum tersebut, kami mengusulkan penguatan pada Pasal 38 ayat (3) RUU Perampasan Aset. Klausul ini menjadi kunci utama agar hakim memiliki landasan hukum yang tegas dan imperatif untuk mendahulukan pemulihan hak korban di atas kepentingan kas negara,” tegasnya.

 

Menutup Celah Kejahatan Kerah Putih

Habiburokhman menekankan, aset yang berhasil dilacak harus diprioritaskan untuk mengganti kerugian masyarakat apabila tindak pidana tersebut bermotif ekonomi dan dilakukan secara sistematis hingga merugikan banyak orang.

“Ukuran utamanya sangat jelas: selama tindak pidana tersebut bermotif ekonomi dan dilakukan secara sistematis hingga merugikan masyarakat banyak, maka setiap rupiah aset yang berhasil dilacak wajib diprioritaskan untuk menambal kerugian para korban,” katanya.

Habiburokhman menjelaskan, melalui mekanisme gugatan terhadap aset atau in rem, negara tidak perlu menunggu proses pidana pelaku selesai yang bisa memakan waktu bertahun-tahun.

Aset yang diduga berkaitan dengan kejahatan keuangan dapat dibekukan, kemudian dirampas melalui putusan pengadilan dan dilelang oleh lembaga pengelola aset negara.

Hasilnya selanjutnya didistribusikan secara proporsional kepada para korban yang telah terverifikasi.

“Cara ini sekaligus menutup rapat celah bagi para pelaku kejahatan kerah putih (white-collar crime) yang selama ini gemar menyembunyikan harta lewat atas nama orang lain (nominee) atau memilih dipenjara sebentar demi menikmati sisa uang haramnya setelah bebas,” ujarnya.

Dia berharap pengesahan RUU Perampasan Aset dengan memasukkan klausul pengembalian aset kepada korban dapat memperkuat perlindungan hukum bagi masyarakat.

“Hukum tidak boleh hanya tajam dalam menghukum badan pelaku dan sigap mengisi pundi-pundi kas negara, tetapi harus hadir memulihkan hak ekonomi masyarakat yang telah dirampas secara keji,” tandas Habiburokhman.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6