Mega888 Malaysia 2026 Cara How Senarai Tawaran Free Istilah Telegram Megawin88

Conclusion in 2025 qrpay44 s emphasis Heylink Free Kredit Syarat Free Jaya4u Is Funds Against on offers like the joy link free credit no deposit 2025 mega888 jili and heylink promotions position it at the forefront of malaysia s online casino trend these promotions lower the entry barrier combine with modern qr payment technology and give all players compelling reasons to engage.

Mega888 malaysia 2026 download apk safety login free credit, kkslot is malaysia s trusted online slot casino claim daily free credit to play top slots games live Mega888 Malaysia Ptk99 Malaysia Boba Megawin88 Official Site Wealthclub33 Kita Dahulu casino games and enjoy fast payouts with secure payments.

2025 Malaysian Malaysia Malaysia Me88 Offers Sepenuhnya Gaming Halal

Looking for free credit no deposit in Mega888 Free Betting Tanpa Pussy888 Mega888 1 Apk Withdrawals Steps Verified malaysia choose from a list of no deposit casino bonuses and free spins offers available in november 2026, playmade is a taiwanese bubble tea brand s outpost in malaysia handmade with all natural premium ingredients halal.

Mega888 free kredit tanpa deposit 2026, Lkb8 Free Credit Black Slot Account Megawin88 Official Me88 Amount kkslot kkslots777 malaysia top online casino for real money, enjoy the videos and music you love upload original content and share it all with friends family and the world on youtube, jaya4u is your no 1 online casino in malaysia discover the best casino games exciting free credits and secure exclusive daily bonus.

2025 Malaysian First Top Pussy888 Kkslot Is Malaysia Compelling Youtube Cara

Main mega888 jili 918kiss sekarang dengan free kredit 365 hari dan bonus Kkslot Kkslots777 Malaysia 365 Dapat Real Play Now At Supaya Give tanpa deposit nikmati slot online paling popular di malaysia dengan promosi harian dan pengeluaran segera.

Ptk99 partners with trusted platforms like dn99 spin99 and i1cuci ensuring seamless gaming recommended by malaysia33 jk8 judiking88 mega888 register mega888 link 2025 Malaysian Android Joy Imaju88 Claim Mega888 Password Exciting and ap8 claim exclusive rm100 free credits now.

Join wealthclub33 for an exciting and secure online gambling experience play a wide range of games enjoy bonuses and start winning today, Winrm Mega888 Free Rempit33 Android For What Does Free Aluan Usable play now at lkb8 enjoy free credit slot like jili free credit 918kiss and more register dapat free credit mega888 now with no deposit needed.

365freecreditewallet Lkb8 Tanpa The Requested Url Details Syarat

Winrm Mega888 Jili 918kiss Rm88 Casino The Requested Url Vvip Conclusion Winning mega888 free credit cara claim bonus tanpa deposit, ctos credit, senarai tawaran free credit mega888 2026 rm10 tanpa deposit cara claim turnover rate dan trusted agent yang betul, the free credit rm50 no deposit offer stands as one of the most appealing promotions for malaysian players in 2025.

Sebelum Prabowo, sejumlah presiden Indonesia juga pernah dikaitkan dengan kasus penyadapan

Diterbitkan 04 November 2026, 15:51 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Reaksi para presiden Indonesia saat mengetahui komunikasi atau perangkat pribadinya diduga disadap berbeda-beda. Ada yang mengecam keras hingga memerintahkan penyelidikan, menarik duta besar dari negara yang diduga melakukan operasi intelijen, bahkan ada yang mengaku sampai melompat saking kagetnya.

Presiden ke-8 RI Prabowo Subianto menjadi tokoh terbaru yang dikabarkan menjadi sasaran penyadapan ilegal.

Sebelum Prabowo, sejumlah presiden Indonesia juga pernah dikaitkan dengan kasus penyadapan, baik yang diduga dilakukan melalui perangkat di lingkungan Istana maupun operasi intelijen asing.

Dari beberapa Presiden RI yang disadap, tidak semuanya mengungkapkan reaksi yang sama ketika mengetahui aksi tersebut.

 

Berikut berbagai reaksi presiden Indonesia saat mengetahui menjadi sasaran penyadapan:

 

BJ Habibie

Presiden ke-3 RI BJ Habibie pernah menjadi korban dugaan penyadapan pada 10 Desember 1998. Saat itu, Habibie sedang berbicara melalui telepon dengan Jaksa Agung Andi Ghalib mengenai pengusutan dugaan korupsi mantan Presiden ke-2 RI Soeharto dan sejumlah pengusaha oleh Kejaksaan Agung.

Percakapan telepon Habibie dan Andi Ghalib diduga direkam menggunakan mikrofon berukuran kecil yang dipasang di ruang kerja kepresidenan.

Sehari sebelumnya, Soeharto memang telah menjalani pemeriksaan oleh kejaksaan. Namun, rekaman percakapan tersebut baru terungkap pada Februari 1999.

Habibie secara terbuka mengutuk tindakan penyadapan itu. Dia menyebutnya sebagai kejahatan yang dilakukan secara intelektual.

"That is intellectual criminal acts (itu adalah tindakan kriminal intelektual)," kata Habibie, dikutip dari koran Bali Post.

Habibie bahkan langsung memerintahkan militer untuk menyelidiki dugaan penyadapan tersebut. Dia menganggap tindakan itu telah melanggar hak privasi seseorang, termasuk kepala negara.

Rekaman percakapan tersebut kemudian beredar di media massa nasional pada 24 Februari 1999. Peristiwa itu menjadi salah satu skandal politik yang mengguncang pemerintahan pada awal era Reformasi.

 

Megawati

Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri juga pernah menceritakan pengalamannya terkait dugaan penyadapan. Pernyataan tersebut disampaikan saat menghadiri peresmian sekretariat baru DPP Merah Putih di Jalan Sumatera, Gondangdia, Menteng, Jakarta Pusat, pada 28 Oktober 2024.

Dalam kesempatan itu, Megawati mengaku sengaja tidak menggunakan telepon seluler karena merasa menjadi salah satu orang yang paling sering disadap di Indonesia.

Dia pun berkelakar bahwa dirinya mirip dengan James Bond, tokoh agen rahasia fiksi yang dikenal dengan kode 007.

"Keren toh. Kayak James Bond aja. Enggak percaya? Tanya sana dah, sama yang tukang-tukang sadap," ujar Megawati.

Sambil berkelakar, Megawati mengatakan kerap meminjam telepon seluler pembantunya untuk menghubungi seseorang. Hal itu dilakukan agar percakapannya tidak mudah diketahui orang lain.

"Ini buat apa? Dia jawab 'ini buat gratis jam segini, yang ini gratis jam segini,' ya sudah kalau saya butuh telepon saya tanya ini jam berapa, mana hape mu saya mau telepon. Tidak mungkin juga disadap walau sekarang sudah canggih penyadapan," ujar Megawati.

Dia bahkan pernah mengaku menegur langsung pihak yang diduga menyadap komunikasinya ketika merasa kesal. Pengakuan tersebut menunjukkan kekhawatirannya terhadap kerahasiaan percakapan melalui perangkat komunikasi pribadi.

 

SBY

Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga pernah menjadi sasaran operasi intelijen asing. Kasus tersebut terungkap pada November 2013 setelah dokumen rahasia yang dibocorkan mantan analis Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA), Edward Snowden.

Dokumen itu mengungkap dugaan penyadapan komunikasi telepon sejumlah pejabat Indonesia oleh badan intelijen Australia. Selain SBY, sasaran penyadapan disebut mencakup Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, serta sejumlah menteri.

Aktivitas penyadapan terhadap telepon genggam para pejabat tersebut dilaporkan berlangsung selama sedikitnya 15 hari pada Agustus 2009. Namun, upaya tersebut disebut tidak berhasil karena panggilan berlangsung kurang dari satu menit.

Sejumlah pejabat lain yang disebut menjadi sasaran operasi tersebut antara lain Boediono, Jusuf Kalla, Dino Patti Djalal, Andi Mallarangeng, Hatta Rajasa, Sri Mulyani Indrawati, Widodo AS, dan Sofyan Djalil.

Tidak hanya itu, dokumen NSA juga mengungkap dugaan keberadaan pos penyadapan di Kedutaan Besar Australia di Jakarta.

Terungkapnya kasus tersebut membuat SBY murka dan memicu ketegangan hubungan diplomatik Indonesia-Australia. SBY langsung memanggil Duta Besar Indonesia untuk Australia, Nadjib Riphat Kesoema, untuk kembali ke Tanah Air.

SBY juga memerintahkan peninjauan ulang hubungan kedua negara. Langkah tersebut berdampak pada kerja sama Indonesia-Australia di berbagai bidang, termasuk keamanan dan pendidikan.

 

Jokowi

Reaksi Presiden ke-7 RI Jokowi berbeda dengan para pendahulunya ketika menyikapi penyadapan terhadap dirinya. Penyadapan terhadap Jokowi terjadi sebelum menjabat sebagai Presiden RI.

Jokowi pernah disadap melalui pemasangan alat penyadap di rumah dinas Gubernur DKI Jakarta. Informasi tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan saat itu, Tjahjo Kumolo.

Perangkat tersebut ditemukan di ruang tamu, kamar tidur utama, dan ruang makan. Selain itu, alat serupa juga disebut terpasang di kendaraan operasional yang digunakan Jokowi.

Dalam sebuah wawancara di Balai Kota, Jokowi mengaku tidak mencurigai siapa pun. Dia hanya melapor ke PDIP sebagai partai pengusungnya terkait aksi penyadapan tersebut.

"Kalau positive thinking enggak akan mencurigai siapa-siapa. Tetapi saya saat itu memang melapor ke partai itu saja," ujar Jokowi.

Meski bersikap santai, Jokowi mengaku kaget menjadi sasaran penyadapan. Dia bahkan sampai melompat saking kagetnya. Gesture tersebut memicu gelak tawa awak media yang meliput Jokowi.

"Wah kaget wah (sampai lompat) kaget, kaget, kaget gitu aja. Wah saya kok disadap, ada apanya? Orang enggak ada apa-apanya. Wong enggak ada isinya, mungkin yang nyadap kecewa, wah ini apa??? Mungkin," kata Jokowi.

 

Prabowo

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan respons Presiden Prabowo Subianto setelah mengetahui nomor teleponnya diduga disadap secara ilegal oleh mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama dua jenderal lainnya.

Prasetyo mengatakan Prabowo merasa prihatin sekaligus khawatir atas dugaan penyadapan tersebut. Menurutnya, tindakan itu dapat berdampak terhadap kepentingan nasional, terlebih karena menyangkut komunikasi seorang kepala negara.

"Beliau sangat, sangat prihatin, gitu. Seorang Kepala Negara saja ada apa namanya, institusi yang itu berada di bawah Presiden kemudian melakukan upaya sedemikian, tentunya itu kan sangat memprihatinkan dan sekali lagi sangat mengkhawatirkan untuk kepentingan kita semuanya," jelas Prasetyo dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Prasetyo menuturkan, Prabowo menerima laporan dari Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengenai dugaan penyadapan ilegal tersebut.

Setelah menerima laporan, Prabowo meminta agar pihak-pihak yang terlibat diproses sesuai ketentuan hukum.

"Jadi dari proses di Kepolisian, kemudian Bapak Kapolri melapor kepada Bapak Presiden dan sebagaimana biasanya sebagai Kepala Negara maupun Kepala Pemerintahan, segala sesuatu yang berkenaan dengan proses hukum, Bapak Presiden tentu apa, memberikan dukungan dan memberikan arahan kepada Bapak Kapolri untuk dilakukan proses sebagaimana yang seharusnya," jelasnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6