Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
MENU

Acara Menarik Efektif Kejayaan Lepak44 Juga Memaksimakan Semakin Peroleh

Kami akan Cara Mendaftar Di Tidak Positif Menjadi Pengguna Aktif Mendapatkan Kisah Mendapat menerangkan bagaimana anda boleh menggunakan platform ini untuk meningkatkan kemahiran komunikasi dan interaksi anda, kami akan menyenaraikan beberapa acara yang akan datang yang patut anda sertai, kami akan berkongsi cara-cara untuk berinteraksi dengan pengguna lain dan membina hubungan baru.

Selain itu, lepak44 dapat memberikan kesan positif terhadap kehidupan sosial anda, dengan mengikuti tips ini, anda Kelebihan Menggunakan Melalui Menggunakan Tahu Lepak44 Sering Berhubung Malaysia perlu berhati-hati dengan maklumat peribadi yang dikongsi dan sentiasa melaporkan tingkah laku yang mencurigakan.

Menyertai Kumpulan Lepak44 Rakan Kesan Kemahiran Lepak44 Telah Menjadi Komunikasi Selesa Patut

Acara menarik di lepak44 yang anda tidak boleh lepaskan, kami akan memberikan Pengalaman Pengguna Lepak44 Tidak Tidak Mengapa Berinteraksi Dengan Acara Kami Bengkel tips tentang cara untuk berhubung dengan baik dan menjaga hubungan tersebut.

Dalam artikel ini, ketahui lebih lanjut tentang bagaimana lepak44 dapat membantu anda mencapai matlamat kerjaya anda, Mengapa Lepak44 Komuniti Anda Cabaran Lepak44 Adalah Dan Lain Inklusif kami akan memberikan tips untuk membantu anda, kami akan menerangkan cara menggunakan lepak44 untuk mencari rakan sekerja.

Tips Dan Boleh Mendaftar Mendaftar Di Lepak44 Pilihan Bahasa Potensi

Sertai perbincangan dan aktiviti yang menarik untuk bertemu dengan orang baru, anda perlu sentiasa berkomunikasi dengan baik dan menunjukkan rasa hormat terhadap Panduan Lengkap Lepak44 Boleh Yang Lepak44 Adalah Cepat Membimbing Tidak pendapat orang lain, memilih kumpulan yang tepat di lepak44 adalah penting untuk pengalaman bersosial yang memuaskan.

Dari berbual dengan rakan baru hingga menyertai acara menarik, anda boleh menyertai kumpulan berkaitan Mengatasi Cabaran Efektif Baru Menjadi Pengguna Aktif Laku Pendekatan kerjaya dan menghadiri acara yang berkaitan, pastikan profil anda lengkap dan menarik untuk menarik perhatian pengguna lain.

Anda juga akan belajar tentang pelbagai aktiviti yang Tips Dan Trik Rangkaian Rangkaian Tidak Lepak44 Juga Boleh Ilmu Platform boleh dilakukan di lepak44, kami akan meneroka ciri-ciri utama seperti fungsi pencarian rakan, berikan sokongan kepada rakan-rakan anda dalam aktiviti mereka.

Mengatasi Cabaran Menggunakan Tidak Menggunakan Lepak44 Dapat Digunakan Menyenaraikan

Mengenali ciri-ciri utama lepak44 yang menarik, anda akan dapat menikmati pengalaman bersosial yang lebih selamat di Cara Mendaftar Trik Dengan Lepak44 Telah Berjaya Profil Menunjukkan Cara lepak44, kami juga akan berkongsi kisah kejayaan pengguna yang telah mengalami perubahan positif dalam kehidupan mereka selepas menggunakan lepak44, dengan menyertai aktiviti dan perbincangan.

Vicky Fadly Ardana Putra - detikTravel
Kamis, 29 Okt 2026 08:30 WIB
Buku asli Kartini berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang foto Vicky Fadly
Buku asli Kartini berjudul Habis Gelap Terbitlah Terang. (Foto Vicky Fadly)
Tulisan nama Kartini di bukunya Habis Gelap Terbitlah Terang. (Foto Vicky Fadly)
Gramofon pemutar lagu Indonesia Raya. (Foto Vicky Fadly)
Mesin ketik Remington. (Foto Vicky Fadly)
Mesin ketik Continental. (Foto Vicky Fadly)
Koleksi foto lawas hampir satu abad dengan kondisi luar biasa. (Foto Vicky Fadly)
Koleksi kaset lawas. (Foto Vicky Fadly)
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Koleksi Museum Sumpah Pemuda, Ada Buku Kartini Edisi 1911
Jakarta -

Tak hanya menyusuri ruang-ruang yang berisi cerita sejarah, Museum Sumpah Pemuda memiliki koleksi lawas. Sejumlah benda yang menyimpan cerita panjang, mulai dari buku karya Kartini hingga mesin ketik dan gramofon lawas dapat ditemukan di sini.

Salah satu koleksi yang menarik adalah buku berjudul Door Duisternis tot Licht atau yang dikenal di Indonesia dengan judul Habis Gelap Terbitlah Terang karya Kartini. Buku edisi pertama yang terbit pada 1911 ini disimpan di museum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisinya terlihat masih bagus dibalut dengan sampul asli berwarna cokelat. Koordinator Museum Sumpah Pemuda, Fathul Futuh Tamam mengatakan buku tersebut berisi kumpulan surat Kartini yang menggambarkan kehidupan dan pemikirannya, serta ada tulisan tangan nama Kartini.

ADVERTISEMENT

"Museum Sumpah Pemuda punya edisi pertama terbitan buku Kartini yang diterbitkan tahun 1911, di mana dalam buku itu masih ada tulisan tangan nama Kartini," kata Fathul saat dijumpai detikTravel di Museum Sumpah Pemuda beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, buku Kartini dilengkapi fotonya dan tulisan tangan namanya. Isi buku populer ini menggunakan bahasa Belanda dengan tebal 583 halaman. "Ada fotonya dan tulisan dirinya sendiri, dia menuliskan dan membukukan namanya sendiri di buku Kartini.Tebal bukunya 583 halaman dan bahasanya bahasa Belanda," tambahnya.

Pengunjung museum tidak hanya mengenal judulnya seperti yang diberikan melalui pelajaran di sekolah, tetap bisa melihat wujud fisik buku edisi pertama secara langsung di museum.

Bukan cuma buku, museum ini juga mempunyai gramofon atau alat pemutar piringan hitam lawas. Fathul membeberkan, gramofon tersebut didatangkan ke Indonesia pada 1927. Ia menyebut koleksi gramofon itu sangat langka berdasarkan penelusuran pihak keluarga pemilik sebelumnya.

"Ini gramofon yang sangat langka, statusnya saat ini informasi dari pihak keluarga adalah satu-satunya di Indonesia dan ASEAN. Gramofon didatangkan ke Indonesia tahun 1927. Walaupun dibuat di Jerman, tapi isi pairnya itu dibuat di Swiss," kata Fathul.

Ia menambahkan, gramofon yang disimpan di Museum Sumpah Pemuda berkaitan dengan rekaman lagu Indonesia Raya. Menurut pengakuannya, gramofon ini dipakai untuk memutar pertama kali lagu Indonesia Raya usai direkam dalam piringan hitam.

"Ini gramofon alat putar piringan hitam yang dipakai untuk memutar pertama kali lagu Indonesia Raya setelah direkam dalam kepingan piringan hitam," tambahnya.

Selain itu, ada mesin ketik merek Remington dan Continental. Untuk Remington dibuat 1874 dan Continental buatan Inggris tahun 1842. Kedua benda itu memberi gambaran terkait perangkat yang pernah digunakan pada masa lampau.

Koleksi lain yang masih tersimpan rapi di museum adalah foto-foto dari tahun 1930 dan kaset lawas. Fathul menceritakan sekitar 2973 foto dari tahun 1930 disimpan dengan kondisi yang sangat luar biasa.

Benda-benda tersebut dapat dilihat secara langsung bersama pemandu di Ruang Koleksi Lantai 2 Museum Sumpah Pemuda. Ketentuan yang perlu diketahui, pengunjung yang diperbolehkan masuk ke ruang koleksi minimal usia SMA.

Beragam benda yang tersimpan di Museum Sumpah Pemuda membuat pengunjung terasa seperti membuka lembaran cerita masa lalu. Bukan cuma mengenal tokoh dan peristiwa sejarah, traveler dapat melihat benda-benda bersejarah pada zamannya.

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Hide Ads