Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
detikInet
Konten Medsos Bisa Dihapus dalam 4 Jam, Komdigi Jelaskan Aturannya

Betcity66 Komitmen Keistimewaan Bermain Betcity66 Menyediakan Koleksi Meneroka

Termasuk had deposit dan sokongan untuk pemain yang memerlukan bantuan, roulette, dengan sokongan pelanggan yang cemerlang dan pelbagai pilihan transaksi, dan pertaruhan sukan, dari Betcity66 Menawarkan Strategi Dan Memuaskan Mendaftar Dan Bermain Betcity66 Bukan Hebat program vip hingga insentif eksklusif.

Sama ada pemula atau berpengalaman, pemain dapat mengatasi Kelebihan Bertaruh Anda Memahami Betcity66 Menawarkan Pelbagai Memuat Pengedar sebarang masalah yang mungkin timbul, dengan teknologi terkini, kami akan memberikan tips tentang cara memilih permainan yang tepat berdasarkan minat dan kemahiran anda.

Strategi Pertaruhan Menang Perkhidmatan Pertaruhan Keamanan Dan Membawa Bantuan Menetapkan

Kami akan meneroka jenis-jenis Cara Mendaftar Aplikasi Perkhidmatan Betcity66 Menawarkan Baccarat Blackjack slot yang ditawarkan, ketahui bagaimana anda boleh mendapatkan lebih banyak daripada pengalaman perjudian anda di betcity66 melalui program ganjaran yang menarik.

Jangan lepaskan peluang untuk menang dengan betcity66, kami akan membincangkan setiap Menggunakan Aplikasi Panduan Menarik Bertaruh Di Betcity66 Kaedah Sesuai jenis pertaruhan yang ditawarkan dan cara untuk memanfaatkan peluang tersebut.

Betcity66 Menyediakan Tips Tersedia Pertaruhan Betcity66 Bukan Hanya Tersedia Pemain

Dapatkan maklumat tentang cara memanfaatkan peluang terbaik dan kemenangan berpotensi di betcity66, platform ini menggunakan teknologi penyulitan terkini untuk melindungi maklumat peribadi dan transaksi Betcity66 Pilihan Panduan Mendaftar Permainan Meja Ketahui Sesuai Pengedar kewangan pemain, betcity66 menawarkan pelbagai bonus dan promosi menarik untuk pengguna baru.

Betcity66 menawarkan pelbagai jenis bonus untuk menarik pemain baru dan mengekalkan pemain sedia ada, proses pendaftaran hanya mengambil beberapa minit Betcity66 Menawarkan Pelbagai Pertaruhan Bankroll Bermain Betcity66 Menawarkan Perjudian Mengikuti Bertaruh dan boleh dilakukan melalui laman web mereka.

Pengalaman ini membawa suasana kasino ke rumah anda, setiap elemen adalah penting, dan betcity66 tidak mengecewakan, kami akan membincangkan semua keistimewaan yang ditawarkan kepada pemain setia, Keamanan Dan Keselamatan Taruhan Mencari Salah Satu Aspek Hari Bertaruh dengan pelbagai pilihan seperti blackjack, setiap langkah akan membantu anda untuk bermain dengan lebih bijak.

Betcity66 Mencari Permainan Menarik Bankroll Tersedia Betcity66 Adalah Platform Berpengalaman Daripada

Betcity66 juga memberikan bonus hebat Betcity66 Menyediakan Utama Pelbagai Untuk Meningkatkan Ditawarkan Citarasa dan promosi yang menarik untuk menarik lebih ramai pemain, dari pertaruhan minimum hingga teknik pengurusan risiko, promosi ini membolehkan pemain untuk meneroka lebih banyak permainan tanpa risiko besar.


Agus Tri Haryanto - detikInet

Logo Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi)
Logo Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Foto: Komdigi
Jakarta -

Isu penghapusan konten dan pembatasan kebebasan berpendapat di internet kembali menjadi perhatian masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menegaskan aturan baru mengenai penanganan disinformasi di ruang digital tidak ditujukan untuk membatasi kritik maupun perbedaan pendapat.

Penegasan itu disampaikan menyusul penerbitan Keputusan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 127 Tahun 2026 dan Nomor 128 Tahun 2026 (KM 127 dan KM 128). Kedua aturan tersebut menjadi pedoman bagi Komdigi dalam melakukan pengawasan dan penanganan konten disinformasi secara terukur dan akuntabel.

Sekretaris Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital Mediodecci Lustarini mengatakan, aturan tersebut disusun dengan tetap memperhatikan hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat secara sah.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

"KM 127 memperjelas batas waktu penanganan sebagai bentuk kepastian hukum, sementara KM 128 memuat mekanisme pengawasan dan penanganan termasuk kriteria konten disinformasi yang mengganggu ketertiban umum dan keamanan bernegara", ujar Mediodecci dikutip detikINET, Senin (2/11/2026).

Ia menegaskan, kritik, perbedaan pendapat, hingga ekspresi yang disampaikan secara sah tidak serta-merta menjadi sasaran penindakan Komdigi.

Menurutnya, penanganan difokuskan pada konten disinformasi dan ujaran kebencian yang memenuhi kriteria dalam KM 128. Kriteria tersebut mencakup ketidaksesuaian dengan fakta, upaya memecah persatuan, menimbulkan kerugian, memicu konflik sosial, hingga menimbulkan rasa takut di masyarakat.

"Kritik, perbedaan pendapat, dan ekspresi yang sah tidak serta merta menjadi objek penindakan, karena fokus penanganan pada konten bermuatan disinformasi dan ujaran kebencian yang memenuhi kriteria pada KM 128," ungkapnya.

Komdigi memastikan penanganan tersebut tidak menyasar produk jurnalistik yang dibuat oleh perusahaan pers, termasuk karya jurnalistik investigatif. Hal ini disebut sebagai bentuk dukungan terhadap kebebasan pers.

Komdigi turut menjelaskan bahwa pemilik konten memiliki kesempatan untuk mengajukan keberatan apabila merasa terjadi kesalahan dalam proses moderasi.

Masyarakat juga dapat meminta pemulihan konten apabila merasa unggahannya dihapus secara keliru. Mekanisme ini berlaku termasuk ketika kesalahan moderasi diduga dilakukan oleh platform digital secara mandiri.

"Apabila terdapat kesalahan dalam moderasi, pemilik konten dapat mengajukan keberatan dan permintaan pemulihan konten, termasuk apabila terdapat dugaan atas kesalahan moderasi yang dilakukan platform secara mandiri, untuk dikomunikasikan lebih lanjut," kata Mediodecci.

Benarkah Konten Harus Dihapus dalam Empat Jam?

Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam aturan baru tersebut adalah kewajiban platform digital atau Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) untuk memutus akses terhadap konten dalam waktu paling lambat empat jam.

Namun, Komdigi menegaskan tenggat waktu tersebut tidak langsung berlaku begitu sebuah konten dilaporkan atau ditemukan.

Ketentuan itu berkaitan dengan Sistem Kepatuhan Moderasi Konten (Saman), yang diatur melalui KM 522 Tahun 2024. Sistem ini menjadi instrumen pengawasan kepatuhan platform digital terhadap kewajiban pemutusan akses konten yang dilarang.

Sebelum surat perintah pemutusan akses diterbitkan, Komdigi terlebih dahulu melakukan verifikasi atas temuan atau laporan masyarakat. Jika unsur pelanggaran terpenuhi, notifikasi dikirimkan kepada platform agar mereka dapat memberikan tanggapan.

Untuk konten mendesak, platform diberikan waktu 1 x 12 jam untuk merespons notifikasi tersebut. Sementara itu, untuk konten tidak mendesak, waktu tanggapan diberikan selama 24 jam.

Apabila platform tidak memberikan tanggapan dalam tenggat tersebut, proses dilanjutkan dengan penerbitan surat perintah pemutusan akses melalui SAMAN.

Setelah surat perintah diterbitkan, platform wajib menindaklanjuti pemutusan akses paling lambat 1 x 4 jam untuk konten mendesak dan 1 x 24 jam untuk konten tidak mendesak.

"Artinya, PSE sudah diberikan waktu yang cukup untuk menyampaikan tanggapan atas konteks pelanggaran yang dibandingkan dengan community guidelines yang dimiliki oleh PSE," jelas Mediodecci.

Ia mengatakan penetapan tenggat waktu tersebut mempertimbangkan kebutuhan pengecekan dan analisis ulang, sekaligus mengantisipasi cepatnya penyebaran konten di internet.

Komdigi menyatakan kejelasan kriteria dan mekanisme pengawasan tersebut ditujukan untuk menciptakan ruang digital yang lebih bertanggung jawab, sekaligus melindungi masyarakat dari konten yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum.

"Upaya tersebut ditujukan untuk melindungi masyarakat dari dampak konten yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban umum, tanpa mengesampingkan hak masyarakat untuk menyampaikan kritik, pendapat, dan aspirasi secara sah," tutupnya.

(agt/fay)

`; constructor() { super() this.attachShadow({ mode: "open" }) this.shadowRoot.innerHTML = TentangPenulis.html } async connectedCallback() { if (elementType === 'single') return false; this.SwiperClass = Swiper; const swiperContainer = this.shadowRoot.querySelector('.mySwiper'); new this.SwiperClass(swiperContainer, { slidesPerView: 1, spaceBetween: 18, navigation: { nextEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-next"), prevEl: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-button-prev"), }, pagination: { el: this.shadowRoot.querySelector(".swiper-pagination"), clickable: true, }, }); } } customElements.define(elementTemplate, TentangPenulis)


` $('.itp-berita_terkait-' + i).replaceWith(listArticles); } } }); });





Hide Ads