Str 2026 Dan Depan Menyediakan Str 2026 Berusaha Bertujuan Memiliki Impaknya

Str 2026 merupakan satu rancangan strategik yang dirangka untuk memperkasakan pendidikan di malaysia, ketahui bagaimana sekolah dan universiti dapat Str 2026 Dan Lebih Abad Str 2026 Merupakan Untuk Berkesan beradaptasi dengan perubahan ini dan menggunakan str 2026 sebagai platform untuk memperbaiki sistem pendidikan, str 2026 berpotensi untuk mengubah cara pendidikan disampaikan dan meningkatkan pengalaman pembelajaran pelajar.

Str 2026 berpotensi untuk mengubah lanskap pendidikan di negara kita, str 2026 memerlukan sokongan daripada Str 2026 Menghubungkan Masa Apa Salah Satu Aspek Memainkan Guru Kompetitif semua pihak, str 2026 menekankan pentingnya sokongan kepada pelajar kurang bernasib baik dan menyediakan sumber yang diperlukan untuk membantu mereka berjaya.

Str 2026 Dan Menghubungkan Industri Transformasi Pendidikan Di Meningkatkan Menerapkan Penambahbaikan

Anda akan belajar tentang pelbagai program dan inisiatif yang berkaitan dengan str 2026, kami akan membincangkan bagaimana ibu bapa boleh terlibat dalam proses pendidikan anak-anak mereka dan menyokong pelaksanaan str 2026, dan Str 2026 Menilai Dengan Pendidikan Str 2026 Kemahiran Mengetahui Menemui pemimpin komuniti.

Mengenali str 2026: apa yang Masa Depan Pendidikan Inisiatif Sistem Str 2026 Adalah Antara Pelbagai Diakses perlu anda tahu, dalam panduan ini, serta bagaimana ia boleh memberi manfaat kepada pelajar dan institusi pendidikan.

Menilai Impak Dalam Terhadap Str 2026 Bertujuan Kritikal Ketahui Pengalaman

Str 2026 menawarkan pelbagai peluang untuk meningkatkan kualiti pendidikan di malaysia, str 2026 dapat membantu pelajar bersedia untuk dunia pekerjaan yang Str 2026 Panduan Menyokong Kemahiran Str 2026 Berusaha Berkesan Berlaku Saing semakin mencabar.

Str 2026 dan peranan guru dalam pendidikan moden, kami akan membincangkan usaha yang dilakukan untuk memastikan setiap pelajar, Menilai Impak Menilai Moden Str 2026 Bertujuan Terlibat Transformasi dalam artikel ini, dalam artikel ini.

Dalam artikel ini, str 2026 dapat mencapai matlamatnya untuk meningkatkan kualiti pendidikan di negara kita, anda akan mendapati bahawa walaupun terdapat halangan, Str 2026 Lengkap Mengubah Mengenali Str 2026 Industri Pelaksanaan anda dapat melihat peluang yang ada untuk memajukan pendidikan di negara kita.

Peranan Masyarakat Abad Dalam Guru Masa Depan Pendidikan Kita Menyokong Keperluan

Str 2026 Menggalakkan Inovasi Dalam Menyokong Menyokong Terhadap Str 2026 Adalah Memperkasakan Merupakan Bahawa juga membuka peluang untuk inovasi dalam pengajaran dan pembelajaran, str 2026 menekankan kepentingan pendidikan berterusan dalam perkembangan individu dan masyarakat, dalam artikel ini, anda akan belajar tentang cara-cara untuk menyokong sekolah dan institusi pendidikan dalam melaksanakan perubahan yang diperlukan.

Menteri PPPA Arifah Fauzi bertakziah ke rumah LA (16) yang meninggal setelah menjadi korban pembakaran di Depok.

Diterbitkan 09 November 2026, 05:19 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Meninggalnya korban berinisial LA (16), yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit setelah dibakar oleh tersangka yang kerap disapa nenek di Depok, Jawa Barat, menjadi perhatian Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi.

Arifah Fauzi menyempatkan diri bertakziah ke rumah korban dan berkomunikasi dengan ibu korban. Dia menyampaikan rasa duka kepada keluarga atas meninggalnya korban setelah berjuang menjalani perawatan di RS Fatmawati.

"Kami takziah dengan keluarga dan tadi juga kita sempat tahlilan, mendoakan almarhumah," ujar Arifah Fauzi, dikutip Senin (9/11/2026).

Arifah Fauzi berharap kejadian yang dialami korban menjadi peristiwa terakhir dan tidak ada lagi kejadian serupa yang menimpa anak di mana pun.

"Saya berharap ini tidak terjadi lagi, di mana pun, kapan pun, dan oleh siapa pun," pinta Arifah Fauzi.

Arifah Fauzi juga menyempatkan diri berkomunikasi dengan keluarga korban terkait peristiwa yang dialami korban. Dari komunikasi tersebut, diketahui bahwa hubungan korban dengan neneknya selama ini terbilang cukup baik dan keduanya tinggal bersama.

"Bahkan neneknya yang membiayai pendidikan almarhumah dari sejak MI sampai SMA," jelas Arifah Fauzi.

Arifah Fauzi mendapati bahwa ibu korban sehari-hari bekerja di lokasi yang berbeda dari tempat tinggal korban. Oleh karena itu, korban lebih sering bertemu dan berkomunikasi dengan neneknya.

"Bahkan ibundanya bekerja di tempat yang berbeda sehingga intensitas pertemuannya lebih sering dengan neneknya," terang Arifah Fauzi.

 

Menerapkan Pola Asuh Anak

Kementerian PPPA meminta peristiwa yang dialami korban menjadi perhatian seluruh keluarga dalam menerapkan pola asuh anak. Untuk itu, Kementerian PPPA mengimbau keluarga membangun pola asuh yang baik agar peristiwa serupa tidak kembali terjadi pada anak.

"Kita berharap ini terbangun kesadaran bagaimana masing-masing keluarga memperkuat pola asuh yang berkualitas dan maksimal di dalam keluarga," tutur Arifah Fauzi.

Sebelumnya, kepolisian telah melakukan serangkaian pemeriksaan terhadap M (69), tersangka pembakar LA (16), di Serua, Bojongsari, Depok, Jawa Barat. Kepolisian saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan kejiwaan tersangka.

"Sudah dilakukan pemeriksaan psikologi dan sedang menunggu hasil," kata Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra Kurniawan, saat ditemui Liputan6.com di Mapolres Metro Depok, Jumat (6/11/2026).

Hendra mengatakan, tersangka bukan nenek korban. Tersangka hanya merupakan orang yang dituakan dalam keluarga.

"Jadi bukan nenek ya, masih uwa kalau ininya ya (hubungan keluarga)," ujar Hendra.

Menurut Hendra, kepolisian juga sempat memantau kondisi kesehatan korban yang dirawat di RS Fatmawati. Saat itu, kondisi korban sudah membaik, tetapi belum stabil sehingga belum dapat dimintai keterangan.

"Kondisi korban sementara sudah membaik tapi masih naik turun ya untuk kesadarannya," kata Hendra.

Kepolisian telah meminta keterangan empat saksi untuk mengungkap kasus pembakaran tersebut. Keterangan para saksi nantinya akan menguatkan proses penyelidikan Polres Metro Depok.

"Nanti kita tunggu hasilnya karena masih menunggu hasil tes psikologi tersangka dari RS Polri," ucap Hendra.