Pagi itu, suasana Pantai Pasir Putih di kawasan Cagar Alam Pangandaran yang biasanya tenang mendadak berubah menjadi pusat perhatian. Jumat (6/11/2026), seorang nelayan bernama Ade Lasamsudin tengah menebar jaring untuk mencari ikan, namun aktivitas rutinnya justru berujung pada penemuan yang mengejutkan.
Saat sedang menarik jaring, Ade merasakan beban yang tidak biasa. Ia mendapati sebuah benda berbahan besi tersangkut kuat di jaringnya.
"Tadi pagi sepulang melaut saya bawa barang mencurigakan, kemudian saya bawa dulu ke tepian," ucap Ade saat ditemui di lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mortir yang berada di Pantai Timur Pangandaran (Foto: Aldi Nur Fadillah/detikJabar). |
Karena bentuknya yang tidak lazim, Ade segera membawa benda tersebut ke tepi pantai. "Ya takut barang apa gitu, terus saya bawa aja untuk laporan," ucapnya.
Setibanya di tepi pantai, ia mendapat informasi dari sesama nelayan bahwa benda tersebut diduga menyerupai bom. Ade pun segera melaporkan temuan itu kepada pihak kepolisian.
Setelah menerima laporan, pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi. Garis polisi pun dibentangkan di sekitar area penemuan guna membatasi akses masyarakat maupun wisatawan yang sempat penasaran dengan benda tersebut.
Sementara itu, Bag Ops Polres Pangandaran telah berkoordinasi dengan Tim Gegana Sat Brimob Polda Jawa Barat untuk melakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. Saat ini, tim ahli tersebut sedang dalam perjalanan menuju lokasi penemuan.
Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Pangandaran AKBP Ikrar Potawari mengimbau masyarakat, wisatawan, dan warga sekitar untuk sementara tidak mendekati area penemuan selama proses pengamanan berlangsung.
"Kami juga meminta agar masyarakat tidak menyentuh, memindahkan, ataupun mencoba memeriksa benda tersebut secara mandiri. Imbauan ini disampaikan demi menjaga keselamatan bersama hingga proses pemeriksaan oleh petugas berwenang selesai dilaksanakan," ucap Ikrar.
Meski secara kasatmata benda tersebut diduga menyerupai granat mortir peninggalan perang, jenis dan keasliannya belum dapat dipastikan. Pemeriksaan lebih lanjut oleh petugas yang memiliki kompetensi khusus masih diperlukan untuk memastikan identitas benda tersebut.
"Sementara saat ini sudah dipasang garis polisi, dan akan diperiksa lebih lanjut," ucapnya.
Simak Video "Video: Zulkifli Hasan Soroti Nelayan yang Tak Punya Daya Tawar"
[Gambas:Video 20detik](mso/mso)
























































