Sebuah poster bergambar wanita tanpa busana mendadak menggegerkan pengunjung sebuah mal di Gresik. Poster berisi tulisan bernada sindiran dan tudingan terhadap seorang wanita itu ditempel di pilar mal hingga videonya viral di media sosial.
Pengelola mal bergerak cepat mencopot poster tersebut kurang dari satu menit setelah ditempelkan. Meski begitu, rekaman poster yang sempat diabadikan pengunjung telanjur menyebar luas dan memicu beragam reaksi warganet.
Berikut fakta-fakta poster wanita bugil di mal Gresik:
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Poster wanita tanpa busana ditempel di pilar mal
Dalam video berdurasi 12 detik yang beredar di media sosial dan aplikasi perpesanan, terlihat sebuah poster kolase bergambar wanita tanpa busana dari bagian dada ke atas, tertempel di pilar mal. Tak jauh dari lokasi poster, tampak seorang wanita masuk ke sebuah toko ponsel.
Poster tersebut memuat tulisan yang menyebut inisial seorang wanita berinisial ZR dan tudingan terkait aktivitas prostitusi daring. Tulisan itu juga menyinggung tempat wanita tersebut bekerja.
"Turut Berduka Cita atas meninggalnya urat malu ZR (inisial wanita dalam foto) open BO VCS pegawai Ibox Icon mall Gresik," demikian keterangan dalam poster.
2. Poster lain menyinggung soal sandal
Selain poster bergambar wanita tanpa busana, terdapat poster lain yang menampilkan gambar seorang wanita memakai sandal serta sejumlah gambar sandal. Tulisan di dalamnya juga bernada menyindir dan menyinggung kebutuhan uang untuk membeli sandal.
"Open BO butuh uang buat beli sandal. Soalnya gak punya sandal lagi," lanjut keterangan poster.
3. Seorang wanita tampak marah-marah di toko ponsel
Dalam video yang sama, terlihat seorang wanita mengenakan pakaian hitam masuk ke toko ponsel yang berada tak jauh dari lokasi poster. Wanita tersebut tampak marah-marah kepada seseorang di dalam toko.
Wanita itu diduga memarahi salah satu karyawati yang wajahnya terpampang dalam poster. Namun, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai peristiwa yang terjadi di dalam toko tersebut.
4. Poster ditempel pada Kamis pukul 11.00 WIB
Berdasarkan informasi yang dihimpun, penempelan poster tersebut terjadi pada Kamis (30/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Saat detikJatim mendatangi lokasi, poster sudah tidak terlihat, tetapi bekas perekat yang digunakan untuk menempelkan poster masih tampak di pilar mal.
General Manager Mall Gresik Andiyanto Vino membenarkan adanya penempelan poster tersebut. Ia menyebut kejadian berlangsung cepat, tetapi petugas keamanan mal langsung bergerak untuk menurunkannya.
"Ya benar, jadi, kejadian itu kemarin (Kamis) sekitar jam 11.00 WIB. Kejadiannya sangat cepat, tapi beruntung, tim sekuriti kami sigap melakukan tindakan," kata Andiyanto, Sabtu (31/10/2026).
5. Poster dicopot kurang dari satu menit dan disita
Andiyanto mengatakan, petugas keamanan langsung mencopot poster tak lama setelah mengetahui keberadaannya. Poster tersebut kemudian diamankan oleh pihak pengelola mal sebagai barang bukti.
Meski pencopotan berlangsung cepat, salah satu pengunjung sempat merekam poster tersebut hingga videonya beredar luas di media sosial.
"Jadi enggak lebih sampai satu menit itu langsung melakukan tindakan. Jadi yang pertama poster yang ditempel itu kami sita dan kita jadikan sebagai barang bukti," bebernya.
6. Penempelan poster diduga berkaitan dengan perselingkuhan
Andiyanto mengaku belum mengetahui secara pasti alasan seseorang menempelkan poster tersebut di area mal. Namun, berdasarkan informasi yang diterimanya, aksi itu diduga berkaitan dengan persoalan perselingkuhan.
Ia juga membenarkan bahwa wanita yang wajahnya terpampang dalam poster merupakan salah satu karyawati tenant toko ponsel di mal tersebut. Meski demikian, pihak pengelola menegaskan fokus mereka saat ini adalah penanganan penempelan poster di ruang publik.
"Infonya persoalan perselingkuhan, itu foto itu memang pegawai tenant tersebut. Tapi kita bukan fokus permasalahannya ya," terang Vino.
7. Pengelola cari orang yang menempelkan poster
Pihak pengelola mal kini berupaya mencari orang yang menempelkan poster tersebut. Andiyanto mengatakan timnya diminta mengumpulkan data terkait orang yang membawa dan memasang poster di area mal.
Langkah itu dilakukan untuk menindaklanjuti kejadian penempelan poster yang dinilai mengganggu kenyamanan pengunjung di ruang publik.
"Setelah peristiwa itu, kita minta tim untuk, langsung mencari data si pelaku yang membawa poster asusila dan menempelkan di ruang publik milik kami," pungkasnya.
Simak Video " Video ASN Gresik Terseret Kasus Penipuan CPNS, Polisi Turun Tangan "
[Gambas:Video 20detik](irb/hil)























































