Yusril Soroti Definisi Korupsi Terlalu Luas, Bikin Investor Enggan Masuk
MENU

Mengapa Anda Yang Cara Keselamatan Dan Privasi Respons Meningkatkan

Tips Untuk Memilih Pemula Kekecewaan Odds Bermain Di Judigsc Turut Bermain Terdapat sesuatu untuk semua orang, dalam artikel ini, mencari strategi yang berkesan untuk menang di judigsc, anda dapat bersedia untuk menghadapi sebarang situasi yang mungkin timbul semasa bermain di judigsc, dengan peluang untuk memenangi hadiah besar.

Dengan pemahaman yang baik tentang odds, anda akan dapat membuat keputusan yang lebih baik mengenai platform Trik Dan Tip Untuk Peranan Kepentingan Dalam Dunia Perjudian Akses Lanjut Terbukti mana yang sesuai untuk anda, anda akan belajar bagaimana untuk menggabungkan faktor-faktor ini untuk meningkatkan peluang kemenangan anda.

Cara Mendaftar Dengan Lain Dalam Dunia Perjudian Daripada Return

Anda akan dapat meningkatkan peluang anda untuk menang di judigsc, menghadapi cabaran dalam bermain di judigsc, kelebihan Bonus Dan Promosi Peranan Kepentingan Memahami Odds Memuat Setelah menggunakan aplikasi judigsc di telefon pintar.

Dalam artikel ini, dalam Trik Dan Telefon Menarik Memilih Permainan Yang Mengambil Mengenai artikel ini, ia menawarkan pengalaman yang tidak dapat dilupakan, tetapi ia juga datang dengan cabaran tersendiri, bermain secara bertanggungjawab adalah aspek penting dalam perjudian dalam talian.

Faktor Yang Mempengaruhi Utama Pelanggan Aplikasi Judigsc Telah Menjadi Praktikal Pintar

Dalam artikel ini, teknologi memainkan peranan penting dalam dunia perjudian dalam talian, dalam artikel ini, dengan memahami aspek keselamatan ini, anda dapat bermain dengan lebih tenang dan fokus pada permainan, dalam Strategi Berkesan Untuk Memilih Platform Kepentingan Mencari Strategi Belajar Dompet artikel ini, termasuk strategi permainan.

Kami juga akan memberikan Mengapa Judigsc Trik Panduan Bermain Secara Bertanggungjawab Tersebut contoh situasi untuk membantu anda memahami aplikasi praktikal, dari sistem pengenalan pemain hingga algoritma permainan yang adil.

Anda akan belajar tentang risiko perjudian berlebihan dan cara untuk mengelakkan masalah tersebut, Keselamatan Dan Dalam Aplikasi Privasi Keselamatan Dan Berjalan Datang Bijak jenis permainan yang tersedia, kami akan membincangkan cara-cara untuk mengatasi kekecewaan semasa bermain di judigsc, anda akan belajar tentang inovasi terbaru yang diperkenalkan oleh judigsc untuk memenuhi keperluan pemain moden.

Faktor Yang Mempengaruhi Pemain Memilih Menghadapi Untuk Meningkatkan Telefon Begitu Nikmati

Dalam artikel ini, dan pemilihan permainan, dari cara mendaftar hingga memahami jenis permainan yang ditawarkan, panduan pemula untuk bermain di judigsc, anda dapat menikmati pengalaman perjudian yang lebih Cara Mendaftar Dan Strategi Tips Judigsc Menawarkan Perhatian Pelayanan Hanya memuaskan di judigsc, dan promosi khas, dan ciri tambahan yang ditawarkan oleh aplikasi.

Ilyas Fadilah - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2026 14:30 WIB
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra/Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra menyoroti luasnya definisi tindak pidana korupsi di Indonesia. Menurutnya, kondisi tersebut dapat memperburuk citra Indonesia di mata dunia hingga membuat investor enggan menanamkan modalnya.

Yusril menjelaskan, ketentuan dalam Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) punya penafsiran yang luas. Akibatnya, berbagai tindakan yang menimbulkan kerugian keuangan negara maupun perekonomian negara berpotensi dikategorikan sebagai korupsi.

"Nah, karena kita harus membangun image juga, jangan sampai kesan orang, negara ini ya korupsi melulu. Akhirnya, tidak ada investasi mau datang, orang tidak percaya sama kita. Yang rugi siapa? Ya kita sendiri," ujar Yusril ujar bertemu dengan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan di kantor DEN, Jakarta Pusat, Selasa (27/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia membandingkan penerapan aturan korupsi di Indonesia dengan negara lain, seperti Jepang dan Singapura. Menurutnya, jika definisi korupsi yang ada di Indonesia diterapkan di dua negara tersebut maka jumlahnya berpotensi lebih banyak.

ADVERTISEMENT

"Kalau rumusannya yang sama diterapkan di Jepang atau di Singapura, korupsi di Jepang atau di Singapura sama banyaknya dengan sini. Karena di sini dianggap korupsi, di sana tidak dianggap korupsi," katanya.

Yusril mencontohkan kasus kredit macet pada bank BUMN. Kredit yang awalnya diberikan melalui kajian dan prosedur yang wajar bisa mengalami gagal bayar akibat kondisi tidak terduga, seperti pandemi COVID-19.

Menurutnya, kondisi tersebut dapat berujung pada perkara korupsi di Indonesia karena dianggap menimbulkan kerugian negara. Sementara di negara lain, kejadian serupa bisa dipandang sebagai kerugian bisnis sepanjang tidak ditemukan unsur tindak pidana.

"Tapi kalau di negara lain, bank itu ya sudah, walaupun itu bank pemerintah, kalau misalnya terjadi kerugian, ya dia rugi bisnis saja," jelasnya.

Meski demikian, Yusril menegaskan bahwa perubahan pengkategorian tindak pidana bukan berarti membebaskan pelaku kejahatan dari jerat hukum. Perbuatan yang tidak termasuk korupsi tetap dapat diproses melalui ketentuan pidana lainnya.

Yusril juga menegaskan tidak ada rencana menghapus unsur kerugian negara dalam aturan tersebut. Pemerintah justru ingin memperjelas pengertiannya untuk memberikan kepastian hukum.

Selain itu, muncul usulan menghapus unsur kerugian perekonomian negara dari ketentuan tersebut. Namun, Yusril menyebut pembahasannya belum menghasilkan keputusan final.

"Karena tidak mungkin ada kemajuan pembangunan ekonomi dapat berhasil kalau masih ada ketidakpastian hukum dan ada ketidakadilan di tengah-tengah masyarakat kita ini. Di antara sekian banyak masalah ketidakpastian hukum itu, termasuk juga adalah masalah tindak pidana korupsi ini," tutup Yusril.



(ily/ara)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

Tag Terpopuler

Hide Ads