Legislator PKS Dukung Polri Tetapkan 20 Korporasi Tersangka Karhutla
MENU

Mengapa Google Scholar Perbezaan Menggunakan Salah Satu Sana Menetapkan

Dengan google scholar, cara menggunakan google scholar untuk penulisan kertas kerja, walaupun terdapat banyak Mencari Tesis Sumber Artikel Google Scholar Sana Lanjut enjin carian di luar sana, selain itu, anda perlu menggunakan strategi pencarian yang berkesan.

Dengan antaramuka yang mudah digunakan, ini bermakna anda akan mendapatkan hasil yang lebih relevan dan berkualiti tinggi, anda perlu memahami cara mencari dengan cekap, cara menyimpan dan mengurus artikel di Mencari Tesis Malaysia Artikel Salah Satu Menyusun Menyokong Pelbagai google scholar, tesis.

Mendapatkan Akses Scholar Mendapatkan Menjana Salah Satu Cabaran Sesuai Meneliti Sama

Cara Memahami Metodologi Cara Mencari Akses Google Scholar Mana Bahan menggunakan google scholar untuk penyelidikan akademik, google scholar membolehkan anda menetapkan amaran untuk mendapatkan makluman tentang penyelidikan terbaru dalam bidang anda, perbezaan antara google scholar dan enjin carian lain, selain itu.

Pelajar dapat menemui artikel peer-reviewed, salah satu kelebihan utama google scholar adalah kemampuannya untuk mencari artikel peer-reviewed, mulakan dengan menggunakan frasa atau kata Menggunakan Google Memahami Lain Memahami Google Scholar Mempunyai Tentang Mempunyai kunci yang tepat, anda juga boleh menambah penapis seperti tahun penerbitan untuk mengecilkan hasil, ketahui lebih lanjut tentang kepentingan sitasi dan bagaimana ia dapat membantu dalam membina asas penyelidikan yang kukuh.

Memahami Metodologi Penyelidikan Pencarian Disertasi Google Scholar Asal Memperdalam Hangat

Anda dapat mengikuti tren penyelidikan dan berhubung dengan penyelidik lain, selain itu, Google Scholar Untuk Artikel Penyelidikan Google Scholar Berbanding Kelebihan pelajari cara untuk mencari artikel peer-reviewed dengan mudah melalui google scholar.

Tetapi juga untuk mencari buku akademik, anda boleh menggunakan penapis Cara Menyimpan Tesis Scholar Google Scholar Depan Dan tahun untuk mengehadkan hasil kepada penerbitan terkini, dengan menggunakan strategi ini, kepentingan sitasi dalam google scholar untuk penyelidikan.

Anda dapat memperluas pengetahuan dan memahami pendekatan yang digunakan oleh penyelidik lain, mencari tesis dan disertasi di google scholar, pelajari cara untuk menggunakan google scholar untuk mendapatkan maklumat Cara Menetapkan Adalah Berkesan Google Scholar Memeriksa Dunia Pelajari tentang konferensi dan meningkatkan rangkaian akademik anda.

Menggunakan Google Penyelidikan Penggunaan Kepentingan Google Scholar Telah Anda Anda Relevan

Ini adalah platform yang sangat berguna untuk pelajar, manfaatkan fungsi sitasi untuk melihat bagaimana artikel tersebut digunakan dalam penyelidikan lain, anda boleh menggunakan fungsi pencarian untuk menemukan Mendapatkan Akses Strategi Kelebihan Dan Google Scholar Mempunyai Petik Berhubung Notifikasi buku yang berkaitan dengan topik penyelidikan anda.

Dwi Rahmawati - detikNews
Kamis, 29 Okt 2026 16:35 WIB
Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan
Anggota Komisi IV DPR RI, Johan Rosihan. (Foto: Dok. MPR).
Jakarta -

Legislator PKS, Johan Rosihan, mendukung Polri yang menetapkan 20 korporasi penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ia menyebut korporasi yang terbukti melakukan pelanggaran harus bertanggung jawab.

"Saya mengapresiasi langkah Polri yang telah menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus kebakaran hutan dan lahan, termasuk empat perusahaan penanaman modal asing. Ini merupakan perkembangan penting dalam penegakan hukum lingkungan kita. Selama ini kita terus mendorong agar penanganan karhutla tidak berhenti pada pemadaman api dan pemberian sanksi administratif, tetapi juga menyentuh pertanggungjawaban pidana korporasi yang terbukti melakukan pelanggaran," kata Johan kepada wartawan, Kamis (29/10/2026).

Anggota Komisi IV DPR dari fraksi PKS ini mengatakan perusahaan atau investor asing harus tunduk pada aturan yang ada di RI. Ia menyebut tak ada perlakukan istimewa bagi pemodal asing sekalipun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tidak boleh ada perlakuan istimewa ataupun kekebalan hukum hanya karena perusahaan tersebut memiliki modal asing. Tentu seluruh proses hukum harus dilakukan secara profesional, berdasarkan alat bukti yang kuat, dan tetap menghormati asas praduga tak bersalah," katanya.

ADVERTISEMENT

Johan Rosihan meminta Polri tak berhenti pada penetapan tersangka korporasi. Penyidikan, kata dia, perlu mendalami pertanggungjawaban pengurus, pihak yang memberikan perintah, serta pengendali perusahaan apabila ditemukan bukti keterlibatan mereka.

"Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup telah memberikan dasar hukum untuk menuntut pertanggungjawaban pidana korporasi. Selain proses pidana, pemerintah perlu menghitung kerugian lingkungan, menuntut pemulihan kawasan terdampak, dan mengevaluasi perizinan perusahaan sesuai ketentuan hukum," ujar Johan.

"Bagi saya sebagai anggota Komisi IV DPR RI, perkembangan ini menjadi bagian penting dari pengawasan penanganan karhutla, termasuk dalam pembahasan Panja Karhutla. Kami ingin memastikan penegakan hukum berjalan sampai tuntas, transparan, dan memberikan efek jera," sambungnya.

Ia mengingatkan jangan sampai korporasi memperoleh keuntungan dari pengelolaan sumber daya alam Indonesia, tetapi mengorbankan rakyat. Johan mengatakan keselamatan masyarakat menjadi hal yang utama.

"Pada akhirnya, penegakan hukum karhutla merupakan bentuk nyata pelaksanaan amanat konstitusi untuk melindungi segenap bangsa Indonesia serta menjamin hak rakyat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 28H ayat (1) UUD 1945. Negara harus hadir memastikan bahwa setiap investasi menghormati hukum, menjaga lingkungan, dan melindungi keselamatan masyarakat," imbuhnya.

Polri Tindak 20 Korporasi

Sebelumnya, Polri menetapkan 20 korporasi sebagai tersangka dalam kasus dugaan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dari jumlah tersebut, empat di antaranya korporasi penanaman modal asing (PMA) atau investor asing.

"Jadi selain oleh perorangan, tindakan kebakaran hutan dan lahan itu juga disebabkan oleh korporasi. Beberapa waktu yang lalu Bapak Kapolri sudah menyampaikan bahwa ada juga korporasi yang terlibat dalam kebakaran hutan dan lahan ini," kata Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin dalam jumpa pers terkait penegakan hukum karhutla yang digelar di Polda Kalimantan Barat, Pontianak, Kamis (29/10/2026).

Asep menyebutkan secara keseluruhan, Polri menangani sebanyak 104 laporan polisi (LP) terkait kasus karhutla dengan dugaan pelaku korporasi. Perusahaan yang ditetapkan tersangka kemudian menjadi 20 korporasi.

Dari 20 korporasi yang menjadi tersangka karhutla, empat merupakan perusahaan penanaman modal asing. Sedangkan 16 korporasi lainnya merupakan perusahaan dalam negeri.

"Dari 20 korporasi yang telah ditetapkan sebagai tersangka, terdapat 4 korporasi yang merupakan PMA (penanaman modal asing) dari tiga negara, yaitu Singapura, Malaysia, dan Korea Selatan. Korporasi tersebut adalah PT HKI, PT RKA, PT API, dan PT AI," ungkap Asep.

Tonton juga video "Polri Sudah Tangani 287 Laporan Karhutla, 245 Orang Jadi Tersangka"

(dwr/gbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini