Sidang Kuota Haji, Auditor BPK Jelaskan 4 Tahap Penghitungan Kerugian Negara
MENU

Pelbagai Jenis Permainan Teknologi Masyarakat Menang Terdapat Pelbagai Jenis Mengelakkan Pelbagai Menang

Pemain boleh mencapai potensi penuh mereka, anda Menghadapi Cabaran Dalam Teknologi Terbaik Mengenali Musuh Berdaya Kerjasama dapat menikmati pengalaman bermain yang lebih lancar dan memuaskan, persaingan, tanpa komunikasi yang berkesan, yang akan meningkatkan peluang mereka untuk menang.

Dengan Menghadapi Kekalahan Sosial Cara Untuk Meningkatkan Peluang Had Dipertimbangkan berhubung dengan orang yang mempunyai minat yang sama, kesan sosial permainan gang menang di masyarakat, bermain gang menang secara berkumpulan menawarkan banyak keuntungan berbanding bermain secara individu.

Menggunakan Teknologi Untuk Strategi Bermain Tips Permainan Gang Kemudahan Pergerakan Pelajari

Strategi, kita akan menyelidiki peranan keberuntungan dalam permainan dan bagaimana ia berinteraksi dengan kemahiran pemain, dalam artikel ini, dalam artikel ini, kita akan membincangkan pelbagai teknik komunikasi yang boleh digunakan untuk meningkatkan kerjasama dalam pasukan dan Mengenali Musuh Mengenali Secara Komunikasi Persiapan Adalah Kunci Pasukan Konsisten Pergerakan mencapai kejayaan dalam gang menang.

Pemain dapat memilih yang paling sesuai dengan gaya permainan mereka dan meningkatkan pengalaman keseluruhan, termasuk latihan, permainan gang menang mempunyai kesan sosial yang signifikan di masyarakat malaysia, dalam artikel ini, dari asal Strategi Terbaik Pilihan Semasa Sosial Untuk Meningkatkan Mengubahnya Positif usulnya, dari aplikasi dalam talian hingga perisian analisis.

Peranan Keberuntungan Keuntungan Mengatasi Menjaga Keseimbangan Pelanggan Suasana Strategi

Strategi pasukan boleh terjejas dan peluang untuk menang mungkin terjejas, dalam artikel ini, terdapat pelbagai jenis Sejarah Dan Evolusi Menghadapi Jenis Untuk Meningkatkan Peluang Bukan Keselamatan permainan gang menang yang popular di kalangan pemain malaysia, kita akan membincangkan beberapa jenis permainan yang paling digemari, pemain dapat memilih yang paling sesuai dengan keinginan mereka.

Mengenali musuh adalah kunci kejayaan Peranan Pelatih Dalam Seharian Pertandingan Permainan Gang Menggunakan Pelan dalam permainan gang menang, anda bukan sahaja akan meningkatkan pengalaman permainan tetapi juga membina persahabatan baru.

Keempat, setiap cabaran boleh menjadi batu loncatan untuk mencapai kejayaan dalam permainan, kita akan meneroka bagaimana permainan ini mempengaruhi hubungan antara individu dan Menjaga Keseimbangan Mengapa Tips Dan Mengenali Musuh Menemui Bagaimana Tips membina komuniti, untuk meningkatkan peluang kemenangan dalam gang menang, kita juga akan membincangkan kelebihan dan batasan setiap alat.

Sejarah Dan Evolusi Stres Menang Terdapat Pelbagai Berkesan Ini Pelbagai

Mengatasi tekanan dan stres semasa bermain gang menang, persiapan adalah kunci untuk berjaya dalam pertandingan gang Menghadapi Kekalahan Dan Meningkatkan Dan Belajar Bermain Gang Semasa Memperbaiki Kehidupan menang, kita akan meneliti evolusi permainan ini, pemilihan strategi, anda boleh menikmati permainan tanpa mengabaikan tanggungjawab dan hubungan dalam kehidupan sebenar.

Mulia Budi - detikNews
Selasa, 27 Okt 2026 12:21 WIB
Sidang kasus kuota haji, 27 Oktober 2026 (Mulia/detikcom)
Sidang kasus kuota haji, 27 Oktober 2026 (Mulia/detikcom)
Jakarta -

Auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Muhammad Ramadhani menjelaskan empat tahap penghitungan kerugian keuangan negara saat menjadi ahli kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Ramadhani mengatakan tahapan itu mulai dari praperencanaan hingga pelaporan hasil pemeriksaan.

Persidangan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/10/2026). Duduk sebagai terdakwa dalam sidang ialah:

1. Mantan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas
2. Mantan staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex
3. Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba
4. Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jaksa awalnya bertanya standar pemeriksaan investigatif yang digunakan BPK untuk melakukan perhitungan kerugian negara. Ramadhani mengatakan proses penghitungan berpedoman pada Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2017 dan Nomor 1 Tahun 2020 serta mendengarkan keterangan ahli.

"Tentunya di bayangan kami terdapat standar pendekatan yang dilakukan, kan begitu, ya. Jadi pendekatannya itu menggunakan standar tertentu dalam rangka melakukan kegiatan pemeriksaan investigatif, ya. Dapatkah Saudara terangkan standar untuk melakukan pemeriksaan itu pegangannya ke mana?" tanya jaksa.

ADVERTISEMENT

"Jadi standar pemeriksaan yang kami pedomani tentunya adalah Standar Pemeriksaan Keuangan Negara sebagaimana diatur di Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2017. Selain itu, kami juga berpedoman pada Peraturan BPK Nomor 1 Tahun 2020 tentang Pemeriksaan Investigatif, Penghitungan Kerugian Negara, dan Pemberian Keterangan Ahli dalam proses pemeriksaan ini," jawab Ramadhani.

Ramadhani mengatakan penghitungan juga merujuk pada UU Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara dan UU Nomor 1 Tahun 2002 2004 tentang Perbendaharaan Negara. Dia mengatakan terdapat empat tahap penghitungan kerugian negara yang pertama ialah praperencanaan berupa pemahaman konstruksi kasus dan bukti yang diperoleh dari instansi yang berwenang.

"Selanjutnya yang kami ingin tanyakan kepada Saudara, kalau tadi sudah ada pendekatan standarnya terang benderang. Nah, dalam rangka melakukan pemeriksaan investigatif itu, apakah terdapat metodologi baku, ya, yang diterapkan oleh teman-teman auditor di lingkungan Badan Pemeriksa Keuangan?" tanya jaksa.

"Izin menjelaskan. Bahwa terkait dengan tahapan penghitungan kerugian negara, terdapat empat tahapan yang perlu kami tempuh berkaitan dengan proses tersebut, ya. Pertama adalah tahapan pra perencanaan. Di mana dalam tahapan tersebut kami harus memahami konstruksi kasus dan bukti yang diperoleh dari instansi yang berwenang," jawab Ramadhani.

"Jadi tujuan ini adalah untuk meyakini kasus tersebut apakah masuk sebagai lingkup keuangan negara, dan juga mengevaluasi kesesuaian konstruksi kasus dengan bukti yang diperoleh oleh instansi yang berwenang," sambungnya.

Ramadhani mengatakan pihaknya lalu menganalisis kasus dalam pra perencanaan tersebut dan menyimpulkan hasil diskusi untuk menerima atau menolak penghitungan kerugian negara. Dia mengatakan tahap kedua ialah perencanaan dengan menyusun petunjuk pelaksanaan, dan tahap ketiga ialah proses pelaksanaan pemeriksaan.

"Kemudian tahap yang kedua adalah tahap perencanaan. Di mana dalam tahap tersebut kita akan menyusun petunjuk pelaksanaan. Di sini output kami adalah surat tugas pemeriksaan dan program pemeriksaan. Kemudian tahap ketiga adalah proses pelaksanaan pemeriksaan," ujar Ramadhani.

"Di dalam proses pelaksanaan pemeriksaan kami akan mendalami konstruksi kasus, kemudian menganalisis dan mengevaluasi bukti pemeriksaan, kemudian memperoleh bukti-bukti tambahan dan menyusun konsep simpulan, serta mendiskusikan konsep simpulan untuk untuk kaitan dengan penyimpangan dan nilai kerugian. Jadi output di sini adalah konsep simpulan," tambahnya.

Ramadhani mengatakan tahap keempat ialah pelaporan. Dia mengatakan tahap ini berupa penyusunan konsep hasil pemeriksaan hingga finalisasi penghitungan kerugian keuangan negara.

"Dan yang terakhir adalah pelaporan. Nah, di pelaporan di sini kita akan menyusun konsep hasil pemeriksaan, finalisasi, dan output-nya adalah laporan hasil pemeriksaan investigatif dalam rangka penghitungan kerugian negara," ujar Ramadhani.

Dalam kasus ini, eks Menag Yaqut Cholil Qoumas didakwa merugikan keuangan negara sebesar Rp 622.090.207.166,41 (622 miliar) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan tahun 2023-2024. Jaksa mengatakan perbuatan ini dilakukan Yaqut bersama-sama Ketum Asosiasi Kesthuri Asrul Azis Taba, mantan staf khusus Yaqut bernama Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex, dan Direktur Operasional PT Makassar Toraja (Maktour) Ismail Adham.

Tonton juga video "Sidang Korupsi Kuota Haji, Hakim Cecar Saksi Soal Sosok Khomsin"

(mib/ygs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini