Channel YouTube edukasi anak Zakema yang digagas aktris Amanda Manopo bersama suaminya, Kenny Austin, sempat menuai pro dan kontra. Konten video animasi di kanal tersebut dikritik lantaran pergerakan visualnya dinilai terlalu cepat dan dikhawatirkan dapat memicu overstimulasi pada anak.
Menanggapi berbagai respons yang berdatangan, Amanda Manopo menanggapinya dengan santai dan terbuka. Bintang sinetron Ikatan Cinta itu menegaskan dirinya tidak anti terhadap kritik dan justru menjadikannya sebagai bahan evaluasi.
"Ya pastinya mau komen negatif ataupun komen baik itu akan menjadi tetap masukan," kata Amanda Manopo saat ditemui di kawasan Semanggi, Jakarta Selatan, Senin (2/11/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Amanda Manopo menjelaskan pembuatan konten di kanal YouTube Zakema merupakan proses belajar baginya bersama tim. Terlebih, konten edukasi tersebut sengaja ia persembahkan bukan hanya untuk anak pertamanya, Baby Zac, melainkan juga untuk anak-anak lain di luar sana.
"Kita juga terus belajar kok dari awal karena kan memang kita mau mencoba untuk memberikan yang terbaik dan pastinya saya juga harus belajar juga gitu. Apalagi kan buat anak saya ya, sama untuk anak-anak di luar sana," terang Amanda Manopo.
Sebagai langkah untuk menjawab kekhawatiran para orang tua, aktris berusia 26 tahun ini memutuskan untuk melibatkan tenaga medis profesional secara langsung.
"Mulai sekarang kita udah ada DSA (Dokter Spesialis Anak) yang mendampingi setiap konten. Jadi kalau misalkan kita udah buat konten, kita akan kasih ke DSA tersebut apakah konten ini layak untuk di-upload ataupun tidak," tuturnya.
Lebih lanjut, Amanda Manopo membeberkan pembuatan kanal Zakema pada awalnya berawal dari keisengan untuk sang buah hati.
"Pertama iseng-iseng, tapi ya apalagi kan sekarang media kan juga udah lumayan canggih, jadi ya kita upload aja ke media yang di mana memang bisa disebarluaskan," pungkasnya.





















































