Aktor Juan Azmi melebarkan sayap dengan menjajal dunia sinetron. Bintang film laga ini debut lewat sinetron Cinta Seluas Samudra produksi Sinemart dan Essjay Studios, memerankan karakter bernama Basuki.
Pemilik nama asli Khairul Azmi ini sebelumnya dikenal sebagai aktor yang banyak berkecimpung di balik layar dan depan layar film aksi. Pria kelahiran Bireuen, 26 Oktober 1986 ini bahkan pernah terlibat dalam film laga pendek The Kick of 3 Dragons (2022) sebagai pemeran utama, penulis skenario, koreografer perkelahian, hingga action director. Film tersebut sukses menyabet empat Winner dan dua Silver Winner di ajang festival film Kroasia, Amerika Serikat, dan Jepang.
Menjajal industri sinetron kejar tayang menjadi tantangan tersendiri bagi pemegang sabuk hitam seni bela diri Kempo (WSKO) ini. Juan Azmi mengungkapkan perasaannya saat pertama kali terjun ke produksi drama televisi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bersyukur banget. Buat saya ini rumah baru untuk belajar. Di film saya belajar presisi, di sinetron saya belajar lebih ke stamina dan kedekatan sama penonton setiap hari. Rasanya kayak pulang," ujarnya saat dihubungi, Senin (2/11/2026).
Bagi Juan, terdapat perbedaan teknis yang cukup signifikan antara proses syuting film layar lebar dan sinetron harian. Ritme kejar tayang menuntut adaptasi dan kedisiplinan tinggi.
"Beda total. Kalau film terkadang kami bisa take berhari-hari untuk satu adegan. Kalau sinetron, kejar tayang, harus cepat, tepat, dan emosi harus langsung jadi. Itu yang bikin saya tertantang sebagai aktor," tuturnya.
Demi menjaga performa fisik dan mental di tengah padatnya jadwal syuting harian, Juan Azmi menerapkan pola hidup disiplin di lokasi syuting.
"Sekarang tidur jadi nomor satu. Saya kurangi begadang, banyak minum air putih, dan rutin olahraga ringan tiap ada kesempatan, terutama sebelum ke lokasi. Menurut saya, di sinetron ini sangat penting untuk menjaga tubuh tetap fit dan emotional system lebih mudah saya kontrol," katanya.
Bukan tanpa alasan Juan mengambil langkah untuk terjun ke industri sinetron. Ia ingin membangun hubungan yang lebih dekat dengan para penikmat seni peran di Tanah Air.
"Karena saya mau dekat dengan penonton Indonesia. Film ditonton gak tiap hari, sinetron ditemenin tiap hari di rumah. Di sinetron, membuka peluang bagi saya untuk lebih mudah dikenal. Ini sangat menunjang karier saya," pungkasnya.





















































