Konsumsi beragam sayuran bagus untuk jantung. Namun, beberapa jenis lebih unggul karena kandungan nutrisinya. Lantas, sayuran apa saja yang terbaik untuk kurangi risiko jantung?
Pola makan berperan besar dalam mendukung kesehatan jantung, termasuk mengurangi risiko seseorang terkena penyakit jantung. Salah satu makanan yang bisa membantu adalah sayuran. Sayuran menjadi komponen kunci dari pola makan yang menyehatkan jantung.
Menurut ahli jantung Marchall Runge, MD, sayuran kaya akan serat dan memiliki efek positif dalam menurunkan kolesterol LDL atau kolesterol jahat. Selain itu, sayuran juga mengandung berbagai vitamin serta antioksidan yang dapat melawan peradangan, dan secara keseluruhan bisa mengurangi kerusakan pada arteri dan jantung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semua sayuran sebenarnya memiliki komponen bergizi untuk mendukung kesehatan secara keseluruhan. Namun sayuran tertentu punya sedikit keunggulan dalam mendukung kesehatan jantung.
Lantas, sayuran apa saja yang lebih baik untuk kurangi risiko jantung? Dilansir dari eatingwell.com (29/10), berikut daftarnya!
1. Brokoli
Mengonsumsi brokoli merupakan pilihan yang bagus untuk mengurangi risiko jantung. Foto: Getty Images/iStockphoto/sirichai_asawalapsakul |
Brokoli adalah sayuran berasal dari keluarga kubis-kubisan atau Brassicaceae. Sayuran ini kaya akan serat dan memiliki sejumlah efek positif potensial terhadap kesehatan jantung.
Penelitian yang disebutkan situs Eating Well menunjukkan bahwa serat dapat menurunkan peradangan yang merupakan faktor risiko utama penyakit jantung. Serat juga bisa mendukung kadar tekanan darah sehat.
Kandungan serat di dalam brokoli bisa membantu seseorang merasa lebih kenyang yang pada akhirnya bagus untuk pengelolaan berat badan dan dapat membantu mendukung kesehatan jantung.
Brokoli juga mengandung banyak antioksidan, termasuk sulforafan. Berupa senyawa yang mungkin kurang dikenal tetapi memiliki tindakan perlindungan positif terhadap perkembangan kardiovaskular.
Mengonsumsi makanan yang mengandung sulforafan bisa melawan stress oksidatif dan peradangan hingga menurunkan risiko penyakit jantung.
2. Kale
Sayuran kale juga termasuk salah satu yang bisa meningkatkan kesehatan jantung. Foto: iStock |
Sayur kale mungkin masih asing di telinga banyak orang. Padahal, sayuran ini termasuk superfood yang kaya nutrisi esensial bagi tubuh, termasuk untuk kesehatan jantung.
Kale tergolong sayuran silang yang mengandung sulforafan dan senyawa lain dengan sifat antioksidan untuk mengurangi peradangan. Sayuran ini juga menjadi sumber vitamin K yang baik. Menurut ahli Runge, vitamin tersebut memiliki peran penting dalam menjaga pengapuran arteri di jantung dan tempat lainnya.
Kale juga mengandung serat dan kalium yang mana keduanya dapat mendukung tekanan darah sehat. Senyawa pengikat asam empedu di dalamnya bisa membantu menurunkan kadar kolesterol jahat.
Kalau tidak suka mengonsumsi kale begitu saja, kamu bisa mencampurnya ke dalam smoothies. Kale juga cocok ditambah ke dalam sup hingga salad.
3. Bit
Bit juga bisa dikonsumsi karena kaya serat dan antioksidan baik untuk jantung. Foto: iStock |
BIt termasuk golongan umbu-umbian yang tumbuh dalam tanah. Makanan ini juga menawarkan banyak nutrisi esensial bagi tubuh, seperti karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral.
Selain menjadi sumber serat dan antioksidan baik, buah bit juga kaya akan kandungan nitrat makanan, sehingga cocok untuk dimasukkan ke dalam diet sebagai makanan menyehatkan jantung.
Tubuh mengubah nitrat dalam buah bit menjadi oksida nitrat. Proses tersebut akan merelaksasi pembuluh darah dan menurunkan sedikit tekanan darah, yang menjadi risiko utama penyakit jantung.
Kandungan glycine betaine dan vitamin B berupa folat di dalam bit juga bisa menurunkan homosistein, berupa zat berbahaya yang dapat merusak pembuluh darah perifer dan meninggalkan risiko penyakit jantung dan stroke.
Ahli Runge merekomendasikan bit untuk diolah layaknya ubi jalar. Ditambah dengan gula atau mentega, untuk menambahkan cita rasa manis alami.
4. Legume
Legume merupakan keluarga tanaman yang dapat dimakan, meliputi kacang-kacangan, lentil, kacang polong, dan kacang tanah. Kelompok ini menyediakan campuran nutrisi, seperti serat, protein nabati, vitamin, dan mineral.
Menurut Runge, kelompok legume menjadi sumber protein dan serat nabati yang bagus, serta menjadi pengganti yang baik untuk protein hewani yang tinggi lemak.
Legume yang kaya serat larut, seperti pektin dan beta-glukan bisa mengikat kolesterol dalam saluran pencernaan dan mengeluarkannya dari tubuh, sebelum diserap ke dalam aliran darah. Kandungan mineral tinggi, seperti kalium dan magnesium di dalamnya juga bisa merelaksasi dinding pembuluh darah serta mengatur tekanan darah tetap normal.





























































Syukur668 Premium Online Since Stabil Khas Muat Turun Thrilling Mengujakan
W99 Login And Instantly ホーザン Amoled W 99 Focused Hundreds