Komando Daerah Militer (Kodam) XXX/Rinambora Nusa Tenggara Barat (NTB) diresmikan. Seiring peresmian kodam baru, dilakukan rekrutmen prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Darat (AD) secara besar-besaran.
Komandan Kodim (Dandim) 1615/Lombok Timur, Letkol Inf Hadiyansyah, mengatakan Kodam Rinambora akan membentuk berbagai satuan di bawahnya. Pembentukan satuan-satuan itu otomatis menambah kebutuhan prajurit sehingga ada pembukaan calon TNI AD dengan jumlah cukup besar.
"Dengan demikian, kami akan melakukan rekrutmen prajurit dengan jumlah yang cukup banyak. Ya, dengan jumlah yang cukup banyak dan itu sudah berlangsung di kodim," kata Hadiyansyah, Selasa (6/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hadiyansyah mengungkapkan kebutuhan prajurit TNI AD di NTB tahun ini sebanyak 2.400 bintara dan 22 ribu tamtama. Jumlah kebutuhan yang besar ini menjadi peluang baru, khususnya bagi putra putri daerah dengan usia di atas 18 tahun, untuk menjadi prajurit TNI AD.
Meski pembukaan dilakukan secara besar-besaran, proses seleksi dan kualifikasi calon prajurit tetap sama. Hadiyansyah menegaskan tidak ada istilah spesial dalam rekrutmen prajurit TNI.
"Persyaratan utamanya adalah lulus tes. Jadi kami tidak ada untuk menspesialkan, misalnya karena penduduk Lombok Timur ini paling padat sehingga nanti paling banyak. Bisa jadi itu terjadi, bisa jadi juga tidak," terang Hadiyansyah.
Hadiyansyah mengeklaim jumlah pendaftar calon TNI cukup tinggi. Animo pendaftar sudah naik dua kali lipat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Namun, Hadiyansyah enggan menyebutkan jumlah pendaftar.
"Kalau rekan-rekan mau lihat, di belakang itu ada para pemuda-pemuda yang mengadu nasib untuk menjadi seorang prajurit. Mereka selalu kami sampaikan tetap jaga kesehatan karena itu salah satu persyaratannya," tambah Hadiyansyah.

















































