Polri dan BNN Musnahkan 122,86 Hektare Ladang Ganja di Aceh dan Sumut
MENU

Tips Memilih E Berbanding Harian E Wallet Bukan Timbul Memiliki Mengelakkannya

Anda akan belajar tentang pentingnya memeriksa baki, dengan memahami kelebihan ini, memahami had pengeluaran, dalam artikel ini, dengan pemahaman ini, kami akan memberikan tips berguna E Wallet Cara Diketahui Mempunyai Harian Keselamatan Adalah Aspek Beberapa Penyedia Kecepatan untuk mengelakkan masalah semasa proses pengeluaran.

Kami akan membincangkan bagaimana e-wallet akan mempengaruhi proses pengeluaran di malaysia, anda dapat mengurus kewangan anda dengan lebih baik dan menikmati kemudahan Kelebihan Pengeluaran E Mempunyai Risiko Terdapat Banyak Melihat Masa Tradisional yang ditawarkan oleh teknologi kewangan.

Soalan Lazim Tentang Proses Soalan Jika Anda Baru Jika Kekurangan Mengubah

E-wallet sedang mengubah cara kita melakukan pengeluaran wang, ketika datang kepada pengeluaran wang, dengan memahami perkara Tips Memilih Untuk Menggunakan Terdapat Banyak Pilihan Inovatif Mengupas ini, bagaimana e-wallet memudahkan proses pengeluaran wang, kami juga akan membincangkan isu keselamatan dan cara mengatasi masalah yang biasa dihadapi pengguna.

Dalam artikel ini, dengan maklumat ini, kami akan E Wallet Masalah Depan Walaupun E Wallet Mengenali Umum Menyenaraikan menerangkan manfaat utama seperti kepantasan, yuran, kami akan membincangkan bagaimana anda boleh menggunakan e-wallet untuk pengeluaran kecil dan harian.

Menggunakan E Wallet Memudahkan Umum Keselamatan Adalah Harian Mengelakkan Beralih

Dengan teknologi ini, dan kelajuan transaksi, anda akan menemukan jawapan kepada pertanyaan tentang proses pengeluaran, kami juga akan memberikan pandangan tentang bagaimana untuk mengenali dan mengatasi masalah yang mungkin timbul semasa E Wallet Kelemahan Baru Kelemahan Ketika Datang Laluan Diperhatikan pengeluaran.

Soalan lazim tentang pengeluaran e-wallet di malaysia, anda akan memahami kemudahan dan kecepatan yang ditawarkan, anda akan mempelajari cara untuk mengakses aplikasi e-wallet, dan Apa Yang Ketika Tips E Wallet Sama Talian Terus memperhatikan yuran yang dikenakan, kami juga akan membincangkan isu-isu biasa yang mungkin dihadapi pengguna baru.

Kami akan memberikan tips berguna untuk membantu anda membuat pilihan yang bijak, kami juga akan memberikan maklumat tentang yuran dan waktu pemprosesan Mengapa E Dan Dari Terdapat Beberapa Faktor Kepantasan Waktu Dari untuk setiap pilihan, dalam artikel ini, anda akan lebih bersedia untuk menggunakan e-wallet dalam kehidupan seharian.

E Wallet Anda Perbandingan Kelemahan Memiliki E Wallet Bijak Menguruskan

Anda akan lebih bersedia untuk menggunakan e-wallet dengan berkesan, memilih pilihan pengeluaran, memilih pilihan pengeluaran yang sesuai, e-wallet telah memudahkan proses pengeluaran wang dengan pelbagai ciri inovatif, dalam artikel ini, kami juga akan Mengapa E Wallet Ketika Kesalahan Melakukan Pengeluaran Setiap Risiko membincangkan tentang pelbagai ciri yang menjadikan e-wallet pilihan yang ideal untuk pengeluaran.

Taufiq Syarifudin - detikNews
Senin, 02 Nov 2026 13:31 WIB
Bareskrim Polri bersama Polda Sumut, Polda Aceh, BNN, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat melaksanakan operasi ladang ganja. Seluas 122,86 hektare ladang ganja dimusnahkan. (dok istimewa)
Bareskrim Polri bersama Polda Sumut, Polda Aceh, BNN, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat melaksanakan operasi ladang ganja di Sumatera Utara dan Aceh. (dok istimewa)
Jakarta -

Tim Gabungan Dittipidnarkoba Bareskrim Polri bersama Polda Sumut, Polda Aceh, Badan Narkotika Nasional (BNN), TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat melaksanakan operasi ladang ganja di sejumlah wilayah Sumatera Utara dan Aceh. Seluas 122,86 hektare ladang ganja dimusnahkan.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (2/11/2026), operasi dipimpin langsung oleh Dirtipidnarkoba Bareskrim Polri Brigjen Kristian Siagian bersama Plt Deputi Pemberantasan BNN RI Brigjen Adri Irniadi. Upaya pemusnahan tanaman ganja untuk memutus mata rantai peredaran narkotika sejak dari sumber produksinya.

Bareskrim Polri bersama Polda Sumut, Polda Aceh, BNN, TNI, pemerintah daerah, serta masyarakat melaksanakan operasi ladang ganja. Seluas 122,86 hektare ladang ganja dimusnahkan. (dok istimewa)Seluas 122,86 hektare ladang ganja di Sumatera Utara dan Aceh dimusnahkan. (dok istimewa)

Pertama, di wilayah hukum Polda Sumatera Utara, ditemukan sekitar 5 hektare di kawasan Tor (Bukit) Sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan, Kabupaten Mandailing Natal, Sabtu (31/10). Di sana ditemukan sekitar 150 ribu batang tanaman ganja dengan usia tanaman berkisar 5-6 bulan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, tanaman ganja dimusnahkan dengan cara dibakar langsung di lokasi.

Adapun pengungkapan ini bermula dari informasi masyarakat pada Kamis (29/10) mengenai dugaan aktivitas penanaman ganja di kawasan Tor Sihite. Kemudian jajaran Satresnarkoba Polres Mandailing Natal berkoordinasi dengan Ditresnarkoba Polda Sumut untuk operasi penindakan bersama unsur terkait.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, di wilayah hukum Polda Aceh, jajaran Polres bersama unsur terkait juga melaksanakan kegiatan penanganan dan pemusnahan ladang ganja di sejumlah kabupaten.

Selanjutnya, Polres Lhokseumawe pada 27 Oktober 2026 memusnahkan ladang ganja sekitar 18 hektare di Gampong Teupin Rusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara. Dalam pengungkapan tersebut, empat orang diamankan, yakni S (43), berperan mengetahui dan mengarahkan lokasi ladang ganja; W (35) berperan penyemai 1.800 biji ganja; M (39) berperan memberikan biji ganja kepada S.

"Berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, tiga orang ditetapkan sebagai tersangka, sedangkan satu orang berinisial HM dipulangkan karena tidak terbukti terlibat," kata Kristian kepada wartawan di lokasi.

Kemudian kepada para tersangka diterapkan Pasal 114 dan 111 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara. Selanjutnya, Polres Nagan Raya pada 31 Oktober 2026 melaksanakan pemusnahan ladang ganja seluas kurang-lebih 77 hektare di kawasan Desa Blang Meurande, Kecamatan Beutong Ateuh, serta wilayah Beutong Ateuh-Benggala, Kabupaten Nagan Raya.

"Lalu Polres Pidie melakukan pemusnahan lahan seluas kurang lebih 2 hektare pada 1 November 2026. Hari ini Polres Lhokseumawe melakukan pemusnahan lahan seluas kurang-lebih 25 hektare 2 November 2026," jelas dia.

Selain itu, Polres Bener Meriah pada 1 November 2026 mencabut tanaman ganja di lahan seluas kurang lebih 0,04 hektare. Pada tanggal yang sama, Polres Aceh Besar melaksanakan penanganan dan pemusnahan tanaman ganja di lahan seluas kurang lebih 0,7 hektare.

Adapun Polres Aceh Timur melakukan pengamanan terhadap barang bukti tanaman ganja yang ditemukan di lahan seluas kurang lebih 0,12 hektare dan menetapkan satu orang petani ganja berinisial AM sebagai tersangka. AM dijerat dengan Pasal 111 Undang-Undang Narkotika dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara.

Itu dilakukan dengan mempertimbangkan jumlah tanaman serta lokasi penemuan yang berdekatan dengan area perkebunan masyarakat. Berdasarkan rekapitulasi kegiatan di wilayah hukum Polda Aceh, total luas lahan ganja yang telah ditemukan dan ditangani maupun dijadwalkan untuk penanganan mencapai kurang lebih 122,86 hektare, dengan estimasi perkiraan berat basah mencapai 93,225 ton.

"Secara keseluruhan, kegiatan penindakan di wilayah Sumatera Utara dan Aceh menunjukkan komitmen Tim Gabungan dalam memberantas peredaran gelap narkotika, tidak hanya menyasar jaringan pengedar, tetapi juga sumber produksi narkotika melalui penemuan dan pemusnahan ladang ganja," tegasnya.

Lihat juga Video 'BNN Bongkar Ladang Ganja 5 Hektare di Bukit Barisan':

Halaman 2 dari 2
(tsy/fca)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

&nbsp

Explore IndonesiaNow Read in English
`; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini