Sebanyak 10 kabupaten/kota di Sumatera Selatan telah menerima bantuan presiden (Banpres) tahap II untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Setiap daerah menerima bantuan sebesar Rp 10 miliar.
Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan penyaluran banpres tahap II senilai total Rp 100 miliar tersebut dilakukan langsung kepada pemerintah kabupaten/kota.
"10 kabupaten itu (penerima banpres). Ke kabupaten/kota semua. Satu daerah dapat Rp10 miliar," ucapnya, Kamis (29/10/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Adapun 10 daerah penerima banpres tersebut di antaranya Kota Palembang, Kota Prabumulih, Kabupaten Lahat, Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Empat Lawang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten OKU Timur, Kabupaten Musi Rawas, dan Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).
Deru menjelaskan, pada penyaluran tahap kedua tidak ada lagi dana yang dialokasikan ke pemerintah provinsi. Sebab, Pemprov Sumsel telah mulai membelanjakan anggaran yang diterima dan menyalurkan barang-barang yang dibeli.
"Tidak ada yang ke provinsi lagi di tahap dua itu. Kalau provinsi sudah mulai dibelanjakan, sudah mulai disebarkan juga yang dibeli itu," katanya.
Deru menyebut pihaknya telah mengajukan kembali tiga daerah untuk banpres pencegahan karhutla.
"Yang belum dapet (banpres) itu, Pagar Alam, Lubuklinggau, dan Muratara. Itu (banpres) saya usulkan untuk ke pencegahan," ujarnya.
Ia menegaskan, penyaluran banpres kepada 10 kabupaten/kota telah dilakukan secara langsung kepada masing-masing pemerintah daerah.
"Yang lain sudah tersalurkan langsung. Rp10 miliar dapat (disalurkan) ke kabupaten/kota semua," ujarnya.



























































