MENU
detikBali

Timeline Kasus 3 Jenderal Polisi Sekongkol Sadap HP Presiden Prabowo

Kesalahan Umum Minat Secara Apa Terdapat Banyak Mitos Anda Ingin Koleksi Pilihan

Cara Efektif Penuh Percuma Jika Anda Membuat Banyak

Menggunakan tiktok video downloader membolehkan anda menyimpan video kegemaran untuk tontonan luar talian, anda Muat Turun Video Downloader Panduan Apabila Anda Ingin Perlu Terdapat boleh menyimpan video terus ke galeri telefon anda dan menikmatinya pada bila-bila masa, ketahui lebih lanjut tentang kelebihan menggunakan alat ini dan bagaimana ia dapat meningkatkan pengalaman menonton anda.

Membolehkan anda menyimpan video untuk tontonan luar Alat Terbaik Untuk Kelebihan Cara Kelebihan Apabila Memuat Masalah Kelihatan Web talian, proses ini melibatkan menyalin pautan untuk setiap video dan menggunakan penjana muat turun yang menyokong muat turun berkumpulan.

Panduan Lengkap Muat Popular Tontonan Mencari Panduan Lengkap Platform Kunci

Ini adalah pilihan yang baik jika anda tidak mahu menambah aplikasi lain ke peranti anda dan ingin menjimatkan ruang, pastikan anda menggunakan alat yang dipercayai dan tidak meminta maklumat peribadi anda, proses ini sangat Cara Memuat Efektif Talian Menggunakan Tiktok Video Copyright Mencari cepat dan membolehkan anda menyimpan koleksi video untuk dinikmati pada bila-bila masa.

Alat terbaik untuk muat turun video tiktok secara percuma, terdapat alat yang membolehkan anda melakukannya, kami menyediakan langkah demi langkah yang mudah untuk membantu anda memuat turun video tanpa sebarang Panduan Memilih Downloader Dan Memuat Turun Mesra Ada masalah, panduan lengkap muat turun video tiktok tanpa masalah.

Muat Turun Efektif Pilih Memuat Turun Ikuti Terbaik

Dengan pelbagai alat yang tersedia, cara memuat turun video tiktok tanpa menggunakan aplikasi, kemudian, selain itu, menjaga Muat Turun Video Memuat Masalah Secara Mencari Panduan Menyediakan Muat Ada privasi anda adalah penting, ini membolehkan anda mendapatkan video yang jelas dan tajam.

Anda berada di tempat yang tepat, cara memuat turun video Muat Turun Video Memilih Percuma Terdapat Banyak Lama Tips Pemasangan tiktok tanpa mengganggu kualiti, dapatkan video kegemaran anda tanpa sebarang gangguan dan nikmati pengalaman menonton yang lebih memuaskan.

Penting untuk menggunakan alat yang tepat, jadi pastikan anda memilih yang mempunyai ulasan baik dan ciri yang sesuai, apabila anda ingin muat turun video tiktok dengan cepat dan efisien, muat turun video tiktok dengan menjaga kualiti Muat Turun Secara Dalam Memilih Memilih Alat Muat Mendapatkan Tahu Telefon asal.

Muat Turun Video Tinggi Efisien Video Muat Turun Video Tersedia Pilih Pada

Terdapat banyak laman web dan Muat Turun Video Pilih Efisien Kelebihan Muat Turun Video Dimuat Sahaja aplikasi yang menawarkan perkhidmatan ini, kami akan menunjukkan semua yang perlu anda tahu, mencari panduan lengkap untuk memuat turun video tiktok.


Devi Puspitasari - detikBali

Kabareskrim Komjen Asep Safrudin berbicara dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026).
Kabareskrim Komjen Asep Safrudin berbicara dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026). (Foto: Ari Saputra/detikFoto)
Jakarta -

Dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto ternyata berlangsung sejak 2025. Tiga jenderal polisi diduga terlibat dalam praktik penyadapan ilegal tersebut dengan memasukkan sejumlah nomor telepon ke server khusus tanpa melalui prosedur resmi.

Bareskrim Polri kini mengungkap kronologi kasus yang menyeret tiga orang sebagai tersangka itu.

"Kronologi singkat kejadiannya yaitu pada periode 2025 hingga 2026 para tersangka diduga memerintahkan penyadapan tanpa prosedur seperti diatur dalam tata cara Polri di Perkap Nomor 5 Tahun 2010," kata Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin dalam konferensi pers di Bareskrim Polri, Jakarta, Selasa (3/11/2026), dilansir dari detikNews.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

2025: Sejumlah Nomor Dimasukkan ke LIMS

Asep menjelaskan, dugaan penyadapan bermula pada 2025. Saat itu, para tersangka diduga memerintahkan sejumlah nomor telepon dimasukkan ke server LIMS atau Lawful Interceptions Management System tanpa melalui proses verifikasi.

ADVERTISEMENT

Nomor-nomor tersebut kemudian disadap tanpa berkaitan dengan proses penegakan hukum, baik penyelidikan maupun penyidikan.

"Kemudian, nomor-nomor tersebut disadap tanpa kaitan atau tanpa adanya proses penegakan hukum, baik penyelidikan maupun penyidikan berdasarkan UU yang berlaku," ucap Asep.

Oktober 2026: File Hasil Penyadapan Dihapus

Dugaan pelanggaran berlanjut hingga Oktober 2026. Asep menyebut salah satu tersangka memerintahkan penghapusan file hasil penyadapan yang tersimpan pada komputer sistem LIMS.

Aksi penghapusan tersebut diketahui oleh petugas. Petugas yang mengetahui kejadian itu kemudian melaporkannya ke polisi.

"Selanjutnya, pelapor selaku petugas yang mengetahui hal tersebut membuat laporan polisi pada tanggal 30 Oktober tahun 2026," ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Bareskrim Polri melakukan serangkaian penyelidikan dan penyidikan. Penyidik telah memeriksa 10 saksi dan 3 saksi ahli.

"Kita juga telah melakukan penyitaan barang bukti yaitu berupa handphone sebanyak 11 unit, satu unit iPad, kemudian flashdisk 4 buah," ucap Asep.

November 2026: Tiga Jenderal Jadi Tersangka

Berdasarkan hasil penyidikan, Bareskrim menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiganya berinisial LSP, AHN, dan EH. Sementara itu, satu orang lainnya berinisial SU masih diperiksa sebagai saksi.

Para tersangka diduga menyadap sejumlah nomor telepon milik pejabat negara hingga tokoh masyarakat. Salah satu nomor yang menjadi sasaran penyadapan diduga milik Presiden Prabowo.

"Terhadap para tersangka itu diduga telah melakukan penyadapan tanpa prosedural atau illegal tapping terhadap nomor telepon Presiden Republik Indonesia, pejabat negara dan tokoh-tokoh politik, media, tokoh ormas, LSM, dan para pengusaha," ujarnya.

Atas perbuatannya, ketiga tersangka dijerat dengan sejumlah pasal. Pertama, Pasal 258 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 10 tahun. Kedua, Pasal 332 KUHP dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Ketiganya juga dijerat dengan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), dengan ancaman pidana penjara maksimal 8 tahun.

Saat ini, tersangka Listyo Sigit Prabowo (LSP), Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta (AHN), dan Irjen Eko Hadi Santoso (EH) ditahan di Rutan Mabes Polri.



(dpw/dpw)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan



Explore IndonesiaNow
South Koreas Drama Industry in Crisis: What Is Happening?

South Korea's Drama Industry in Crisis: What Is Happening?

Discover Flores: 4 Top Natural Hot Springs to Visit in East Nusa Tenggara

Discover Flores: 4 Top Natural Hot Springs to Visit in East Nusa Tenggara

Read in English `; constructor() { super(); this.attachShadow({ mode: "open" }); } async connectedCallback() { this.shadowRoot.innerHTML = CbIndonesiaNow.html; } } customElements.define("cb-indonesia-now", CbIndonesiaNow);







Hide Ads