Sebuah sekolah mengemudi di Malaysia keciduk melanggar aturan lalu lintas. Ketika dilakukan pengecekan, lampu rem mati dan juga pelat nomornya tak bisa terlihat dengan jelas.
Sekolah mengemudi di Kuala Lumpur mendapat delapan surat peringatan dari Departemen Transportasi Jalan Raya (JPJ) Kuala Lumpur setelah kedapatan tak mematuhi aturan. Dilansir Paultan, temuan itu didapat setelah dilaksanakan operasi inspeksi yang menargetkan sekolah-sekolah mengemudi di Kuala Lumpur.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Operasi Pemeriksaan Institusi Memandu (OPIM) yang dilaksanakan Divisi Penegakan Hukum JPJ Kuala Lumpur itu melibatkan 11 petugas dari unit operasi. Pemeriksaan tersebut memang difokuskan pada kendaraan pelatihan sekolah mengemudi, kepatuhan instruktur, serta standar keselamatan kendaraan yang digunakan oleh peserta didik. Dalam foto yang dibagikan, pemeriksaan tak hanya dilakukan menyeluruh pada unit roda empat, melainkan juga sejumlah unit roda dua yang digunakan untuk latihan mengemudi.
Ada sejumlah pelanggaran yang ditemukan, dua di antaranya berupa lampu rem tak berfungsi dan pelat nomor kendaraan yang sulit dibaca. Sayang, JPJ tak merinci delapan surat peringatan yang dikeluarkan, termasuk sanksinya. Adapun operasi ini bertujuan untuk memastikan sekolah mengemudi bisa memastikan kondisi kendaraannya layak jalan dan instruktur mematuhi peraturan dalam pelajaran mengemudi.
JPJ Kuala Lumpur menyebut akan terus melakukan inspeksi secara berkala melibatkan operasi penegakan hukum yang melibatkan sekolah mengemudi, instruktur, dan kendaraan yang digunakan dalam latihan.
JPJ menambahkan bahwa kepatuhan terhadap persyaratan keselamatan sangat penting tidak hanya untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan tertib, namun juga mengurangi risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan keselamatan di jalan.






















































