Pebalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa belum berhasil meraih podium pada Race 1 Moto3 Junior World Championship 2026 di Misano, Italia, Minggu (18/10/2026).
Padahal, Ramadhipa sempat bersaing di barisan depan setelah memulai balapan dari pole position.
Ramadhipa memulai balapan dengan baik, tetapi langsung kehilangan posisi terdepan setelah Giulio Pugliese merebut holeshot. Pembalap Honda Asia-Dream Racing Junior Team itu turun ke posisi kedua dan mendapat tekanan dari Kiattisak Singhapong.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memasuki lap kedua, Ramadhipa kembali kehilangan posisi setelah disalip Fernando Bujosas. Bujosas kemudian mengambil alih pimpinan balapan pada lap ketiga, sementara Ramadhipa sempat turun hingga posisi keempat.
Persaingan di rombongan depan berlangsung ketat. Pada lap kedelapan, Ramadhipa berhasil naik ke posisi kedua dan menempel Bujosas yang masih kokoh memimpin balapan.
Namun, posisi Ramadhipa kembali mendapat ancaman dari duo CFMOTO Aspar Junior Team, Pugliese dan Yaroslav Karpushin.
Pada lap kesembilan, Ramadhipa turun ke posisi ketiga. Situasi semakin sulit ketika Karpushin melakukan manuver agresif di tikungan pertama Misano pada awal lap ke-10. Keduanya sempat bersenggolan sehingga Ramadhipa terlempar ke posisi kelima.
Saat itu, Bujosas masih memimpin balapan, diikuti Pugliese, Karpushin, dan Singhapong.
Peluang Ramadhipa untuk kembali ke barisan depan terbuka pada lap ke-12. Sejumlah pembalap mendapatkan Long Lap Penalty (LLP), membuat posisi rider Indonesia itu kembali naik ke urutan ketiga.
Pada lap ke-13, Bujosas masih memimpin di depan Karpushin dan Ramadhipa. Sementara itu, Pugliese berusaha bangkit setelah menjalani LLP. Ia mampu merangkak dari posisi kesembilan hingga menempati posisi ketujuh.
Ramadhipa kembali menunjukkan kecepatannya pada lap ke-14. Ia berhasil naik ke posisi kedua, tetapi juga harus menjalani Long Lap Penalty (LLP).
Alih-alih langsung menjalankan hukuman tersebut, Ramadhipa mempertahankan posisinya hingga lap ke-15. Ia masih terlibat pertarungan ketat dengan Karpushin di sektor terakhir.
Memasuki sektor akhir lap ke-15, Ramadhipa juga terlihat kembali melakukan pelanggaran track limit. Balapan pun memasuki lap terakhir dengan peluang podium masih terbuka, tetapi ia belum menjalankan LLP yang menjadi kewajibannya.
Pada lap terakhir, Singhapong menjalani Long Lap Penalty. Ramadhipa justru tidak menjalankan hukuman tersebut hingga balapan berakhir.
Di tikungan terakhir, Karpushin berhasil menyalip Ramadhipa dan kian membuat posisi Cah Sleman ini turun dari hasil akhir.
Pebalap Indonesia itu akhirnya juga harus merelakan peluang podium setelah mendapatkan pengurangan waktu akibat LLP yang tidak dijalankan. Ramadhipa harus puas tercatat finish di urutan 10, lantaran pengurangan waktu hingga 6 detik.
Sementara itu, pada balapan kali ini, Carlos Cano memastikan diri sebagai juara Moto3 Junior World Championship 2026. Pembalap tersebut finis di posisi keempat pada Race 1 di Misano.
Cano tampil konsisten sepanjang musim hingga memastikan gelar juara sebelum rangkaian balapan musim ini berakhir.






















































